Buka menu utama

Galaktosa merupakan senyawa karbohidrat yang tergolong dalam monosakarida, termasuk juga golongan heksosa karena mempunyai 6 atom C dalam molekulnya[1]. Galaktosa merupakan salah satu monomer pembentuk laktosa, senyawa ini dapat ditemukan pada susu[1]. Galaktosa memiliki kemampuan menyerap di dalam darah sehingga memiliki nilai glycaemic index yang lebih rendah dibandingkan dengan sukrosa[1].

Galaktosa
Galactose-3D-balls.png
Beta-D-Galactopyranose.svg
DL-Galactose num.svg
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEBI
ChEMBL
ChemSpider
ECHA InfoCard 100.000.379
KEGG
MeSH Galaktosa
UNII
Sifat
C6H12O6
Massa molar 180.156 g mol−1
Densitas 1.723 g/cm3
Titik lebur 167 °C (333 °F; 440 K)
683.0 g/L
Bahaya
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada temperatur dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verifikasi (apa ini YaYN ?)
Sangkalan dan referensi

Metabolisme Galaktosa menggunakan enzim B-galaktosidase dan juga dapat di degradasi dengan lysosomal degradasi dari senyawa karbohidrat kompleks. Mekanismenya adalah sebagai berikut[2].

  1. fosforilasi galaktosa[2]

galaktosa akan di fosforilasi menjadi galaktosa-1-fosfat, dengan menggunakan ATP sebagai donor fosfat[3].

  1. pembentukan UDP-galaktosa[2]

Galaktosa tidak dapat langsung masuk pada jalur glikolisis sehingga harus di ubah menjadi UDP-galaktosa yang akan terjadi reaksi pertukaran antara UDP-glukosa dengan galaktosa-1-fosafat sehingga terbentuk glukosa-1-fosafat dan UDP-galaktosa [2].

  1. Menggunakan UDP-galaktosa sebagai sumber karbon pada glikolisis atau gluconeogenesis[3]

UDP-galaktosa dapat masuk dalam proses glikolisis, namun di ubah menjadi C-4 promer, UDP-glukosa dengan bantuan UDP-hexosa 4-epimerase[2].

  1. Peran dari UDP-galaktosa dalam reaksi biosintesis [2]

UDP-galaktosa dapat digunakan sebagai donor dari unit galaktosa dalam beberapa jalur sintetik termasuk dalam sintesis laktosa, glycoprotein, glycolipid dan gycosaminoglycans [2].

Gangguan yang dapat terjadi dalam metabolisme galaktosa terutama pada individu yang mengalami glactosemia, pada penderita galaktosemua mengalami gangguan galatosa-1-fosfat terakumulasi di dalam sel sehingga dapat mempengaruhi jaringan pada tubuh[2].

ReferensiSunting

  1. ^ a b c (Inggris) Thomas M. S. Wolever . 2006. The Glycaemic Index: A Physiological Classification of Dietary Carbohydrate. Oxford (UK) : CABI publisher.
  2. ^ a b c d e f g h (Inggris) Richard A. Harvey, Richard A. Harvey,Denise R. Ferrier. 2011. Biochemistry. Baltinore : Lippincott Williams & Wilkins
  3. ^ a b Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama ”Richard”