Bahasa Aram Baru

tahap bahasa Aram yang dipakai dari abad pertengahan hingga zaman modern
(Dialihkan dari Bahasa Neo-Aram)


Bahasa Aram Baru, juga disebut sebagai bahasa Aram Modern, adalah ragam bahasa Aram yang dituturkan dari abad pertengahan hingga masa modern. Bahasa ini berkembang dari bahasa Aram Kekaisaran lewat bentuk bahasa Aram Pertengahan sekitar tahun 1200 M.

Aram Baru
Aram Modern
PersebaranIrak, Iran, Suriah, Turki dan diaspora Asyur
Penggolongan
bahasa
Afroasiatik
Subcabang
Kode bahasa
Glottologaram1259  (Aramaic)
L • B • PW
Info templat

Istilah ini tidak mencakupi bahasa Aram yang digunakan sebagai bahasa sastra, suci, atau klasik saat ini, seperti misalnya bahasa Aram Targum, Suryani, atau Manda Klasik, tetapi bahasa-bahasa klasik ini berpengaruh terhadap bahasa Aram Baru.

Dialek Aram Timur Laut dan Aram Baru Tengah kebanyakan dituturkan oleh bangsa Asyur yang menjadi jemaat Gereja Asiria Timur, Gereja Katolik Kaldea, Gereja Ortodoks Suryani, Gereja Timur Kuno, Gereja Pentakosta Asiria, dan Gereja Evangelis Asiria. Bangsa Asiria tersebar di wilayah Irak, Suriah timur laut, Turki tenggara, dan Iran barat laut.

Jumlah penutur bahasa Arab Baru yang fasih saat ini diperkirakan berkisar antara 575.000 hingga 1.000.000 jiwa.

Catatan kakiSunting

Bacaan lanjutSunting

  • Poizat, Bruno (2008). Manuel de Soureth (dalam bahasa Prancis). Paris: Geuthner. hlm. 271. ISBN 978-2-7053-3804-6. 
  • Père Jean Rhétoré (1912). Grammaire de la Langue Soureth (dalam bahasa Prancis). Mossoul: imprimerie des Pères Dominicains. hlm. 255. 
  • Costaz, Louis (1963). Syriac-English Dictionary. imprimerie catholique de Beyrouth. hlm. 421. 
  • Oraham, A.J. (1941). Oraham's Dictionary of the stabilized and enriched Assyrian Language and English. hlm. 576. 
  • Sabar, Yona (2002). A Jewish Neo-Aramaic Dictionary. Harrassowitz. ISBN 978-3-447-04557-5. 
  • Sabar, Yona (2003). "Aramaic, once a great language, now on the verge of extinction," in When Languages Collide: Perspectives on Language Conflict, Language Competition, and Language Coexistence, Joseph, DeStefano, Jacobs, Lehiste, eds. The Ohio State University Press. hlm. 222–234. ISBN 978-0-8142-0913-4. 
  • Waltisberg, Michael (2016). Syntax des Ṭuroyo (= Semitica Viva 55). Wiesbaden: Otto Harrassowitz Verlag. ISBN 978-3-447-10731-0.