Buka menu utama

Asam karbonat adalah asam organik dengan rumus kimia H2CO3. Asam karbonat termasuk asam lemah. Dalam fisiologi, asam karbonat digambarkan sebagai asam volatil atau asam pernapasan, karena senyawa ini adalah satu-satunya asam yang diekskresikan sebagai gas oleh paru-paru.[2] Senyawa ini memainkan peran penting dalam sistem penyangga bikarbonat untuk mempertahankan homeostasis asam-basa.

Asam karbonat
Rumus struktur
Model bola-dan-pasak
Nama
Nama IUPAC
Asam karbonat[1]
Nama lain
Larutan karbon dioksida; Dihidrogen karbonat; asam udara; asam hidroksimetanoat
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEBI
ChEMBL
ChemSpider
KEGG
Sifat
H2CO3
Massa molar 62.03 g/mol
Densitas 1.668 g/cm3
Hadir hanya dalam larutan
Keasaman (pKa) 3.6 (pKa1 for H2CO3 only), 6.3 (pKa1 including CO2(aq)), 10.32 (pKa2)
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada temperatur dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
YaY verifikasi (apa ini YaYN ?)
Sangkalan dan referensi

Sudah lama diyakini bahwa asam karbonat tidak dapat hadir sebagai senyawa murninya. Namun, pada tahun 1991 dilaporkan bahwa para ilmuwan NASA telah berhasil membuat sampel H2CO3 padat.[3]

Kesetimbangan reaksi kimiaSunting

Ketika karbon dioksida (CO2) larut dalam air (H2O) maka akan menghasilkan asam karbonat:[4]

CO2 + H2O   H2CO3.

Asam karbonat bisa berubah menjadi ion bikarbonat (HCO3-) dan atom hidrogen.

KeasamanSunting

Asam karbonat adalah asam karboksilat dengan gugus hidroksil sebagai substituen. Senyawa ini juga merupakan asam poliprotik - khususnya diprotik, artinya senyawa ini memiliki dua proton yang dapat terlepas dari molekul induknya. Sehingga, terdapat dua konstanta disosiasi, yang pertama adalah untuk disosiasi menjadi ion bikarbonat (juga disebut hidrogen karbonat) HCO3:

 
Ka1 = 2.5×10−4;[4] pKa1 = 3.6 pada 25 °C.

Harus diperhatikan saat mengutip dan menggunakan konstanta disosiasi pertama asam karbonat. Dalam larutan air, asam karbonat ada dalam kesetimbangan dengan karbon dioksida, dan konsentrasi H2CO3 auh lebih rendah daripada konsentrasi CO2. Dalam banyak analisis, H2CO3 memasukkan CO2 terlarut (dirujuk sebagai CO2(aq)), H2CO3* digunakan untuk mewakili kedua spesi saat menulis persamaan kesetimbangan kimia berair. Persamaan dapat ditulis ulang sebagai berikut:[4]

H2CO3*   HCO3 + H+
Ka(app) = 4.47×10−7; pK(app) = 6.35 pada 25 °C dan kekuatan ionik = 0.0.

Peranan asam karbonat dalam darahSunting

Asam karbonat merupakan langkah intermediat dalam transpor CO2 ke luar dari tubuh melalui pertukaran gas secara pernapasan. Reaksi hidrasi CO2 umumnya sangat lambat tanpa adanya katalis, tetapi sel darah merah mengandung enzim karbonik anhidrase, yang dapat meningkatkan laju reaksi serta mendisosiasi ion hidrogen (H+) dari asam karbonat yang terbentuk, menghasilkan bikarbonat (HCO3) yang larut dalam plasma darah. Reaksi yang terkatalisasi ini berbalik di paru-paru, di mana bikarbonat diubah kembali menjadi CO2 sehingga gas ini dapat dibuang ke luar. Keseimbangan ini berperan penting sebagai suatu larutan penyangga atau buffer dalam darah mamalia.[5] Sebuah laporan teori tahun 2016 menunjukkan bahwa asam karbonat dapat memainkan peran penting dalam melindungi berbagai basa nitrogen dalam serum darah.[6]

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ "Front Matter". Nomenclature of Organic Chemistry : IUPAC Recommendations and Preferred Names 2013 (Blue Book). Cambridge: The Royal Society of Chemistry. 2014. hlm. P001–P004. doi:10.1039/9781849733069-FP001. ISBN 978-0-85404-182-4. 
  2. ^ Acid-Base Physiology 2.1 – Acid-Base Balance oleh Kerry Brandis.
  3. ^ M. H. Moore; R. K. Khanna (1990). "Infrared and mass spectral studies of proton irradiated H2O + CO2 ice: Evidence for carbonic acid". Spectrochimica Acta Part A. 47 (2): 255–262. Bibcode:1991AcSpA..47..255M. doi:10.1016/0584-8539(91)80097-3. 
  4. ^ a b c Greenwood, Norman N.; Earnshaw, A. (1997), Chemistry of the Elements (edisi ke-2nd), Oxford: Butterworth-Heinemann, hlm. 310, ISBN 0-7506-3365-4 
  5. ^ "excretion". Encyclopædia Britannica. Encyclopædia Britannica Ultimate Reference Suite. Chicago: Encyclopædia Britannica, 2010.
  6. ^ "Reaction Mechanism for Direct Proton Transfer from Carbonic Acid to a Strong Base in Aqueous Solution I: Acid and Base Coordinate and Charge Dynamics", S. Daschakraborty, P. M. Kiefer, Y. Miller, Y. Motro, D. Pines, E. Pines, and J. T. Hynes. J. Phys. Chem. B (2016), 120, 2271.

Bacaan lebih lanjutSunting

Pranala luarSunting

H2CO3 He
LiCO3 BeCO3 B C (NH4)2CO3,
NH4HCO3
O F Ne
Na2CO3,
NaHCO3,
Na3H(CO3)2
MgCO3,
Mg(HCO3)2
Al2(CO3)3 Si P S Cl Ar
K2CO3,
KHCO3
CaCO3,
Ca(HCO3)2
Sc Ti V Cr MnCO3 FeCO3 CoCO3 NiCO3 CuCO3 ZnCO3 Ga Ge As Se Br Kr
Rb2CO3 SrCO3 Y Zr Nb Mo Tc Ru Rh Pd Ag2CO3 CdCO3 In Sn Sb Te I Xe
Cs2CO3,
CsHCO3
BaCO3   Hf Ta W Re Os Ir Pt Au Hg Tl2CO3 PbCO3 (BiO)2CO3 Po At Rn
Fr Ra   Rf Db Sg Bh Hs Mt Ds Rg Cn Uut Fl Uup Lv Uus Uuo
La2(CO3)3 Ce Pr Nd Pm Sm Eu Gd Tb Dy Ho Er Tm Yb Lu
Ac Th Pa UO2CO3 Np Pu Am Cm Bk Cf Es Fm Md No Lr