Arnold Zweig

Arnold Zweig (lahir pada 10 November 1887 – meninggal pada 26 November 1968) adalah seorang penulis novel dan pengarang drama, sekaligus akivis penentang fasisme di Jerman.[1] Ia berkarier dan mendapati roh karya tulisnya dari Perang Dunia I.[1]

Berkas:Stamps of Germany (DDR) 1987, MiNr 3092.jpg
Perangko dengan wajah Arnold Zweig


Riwayat Hidup RingkasSunting

Arnold Zweig lahir di Glogau, provinsi Prusia, saat ini di wilayah Polandia. Ayahnya seorang pembuat sadel berkebangsaan Yahudi.[1] Setelah menghadiri sekolah Gimnasium di Kattowitz, Zweig menekuni literatur sejarah, filsafat dan literatur lain di Universitas Breslau di Munich, juga belajar di Tubingen, Gottingen, Rotstock dan Gottingen.[1] Ia pernah berkirim surat kepada Martin Buber seorang filsuf dan teolog ternama Jerman.[1][2]Filafatnya dipengaruhi oleh Friedrich Nietzsche.[1] Karena tulisan Martin Buber berjudul Yudaisme dan Zionisme, baik Arnold Zweig maupun Martin Buber kemudian terlibat gerakan tersebut pada tahun 1910.[2] Bahkan pada tahun 1933, Zweig berpindah ke Palestina.[2] Ia mendapat hadiah Perdamaian Lenin pada tahun 1958.[1] Ia menjadi ketua Akademi Kesenian pada tahun 1949-1952.[1]


Karya Arnold ZweigSunting

Beberapa karya yang ditulisnya semasa pecah Perang Dunia I, dalam bentuk prosa epik: Der Streit um den Sergeanten Grischa (1927: Kasus Sersan Grischa); Junge Frau von 1914 (1931: Perempuan Muda pada tahun 1914); Erziehung vor Verdun (1935: Pendidikan sebelum Verdun, 1936); Einsetzung eines Konigs (1937: Pemberian Mahkota Raja, 1938); Die Feuerpause (1954: Gencatan Senjata).[1] Ia menulis novel berjudul Das Beil von Wandsbeck pada tahun 1946 berkisah tentang kekejaman tentara Nazi.[1] Karangan terakhirnya antara lain Jahresringe (1963) dan Essays I dan II pada tahun 1959 dan 1967.[1]

RujukanSunting

  1. ^ a b c d e f g h i j k (Indonesia)Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 7 (VAK-ZWI). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal.4060
  2. ^ a b c (Inggris)Laurel Plapp., Zionism and Revolution in European-Jewish Literature. New York: Routledge -Taylor & Francis, 2008, Hal, 47