Alfabet Georgia

Alfabet Georgia merupakan tiga sistem penulisan yang digunakan untuk menuliskan bahasa Georgia: Asomtavruli, Nuskhuri dan Mkhedruli. Walaupun ketiga sistem memiliki penampakan yang berbeda, huruf yang ada didalamnya memiliki nama dan urutan huruf yang sama dan ditulis secara hurizontal kiri ke kanan. Dari ketiga aksara, Mkhedruli, yang digunakan oleh para petinggi pada masa Kerajaan Georgia dan kebanyakan digunakan untuk keperluan penulisan piagam kerajaan, pada masa sekarang merupakan aksara baku untuk bahasa Georgia Moderen dan bahasa dalam rumpun Kartvelia yang berkaitan. Sementara untuk Asomtavruli dan Nuskhuri hanya digunakan oleh Gereja Ortodoks Georgia untuk keperluan teks religius dan ikonografi.[1]

Alfabet Georgia
Damts'erloba.svg
Damts'erloba yang dituliskan dalam bentuk Mkhedruli
Jenis aksara
Bahasa
Periode
430 Masehi[catatan 1] – sekarang
Arah penulisanKiri ke kanan
Aksara terkait
Silsilah
Tidak pasti, urutan alfabetis dibuat menyerupai alfabet Yunani
  • Alfabet Georgia
ISO 15924
ISO 15924Geor, , ​Georgia (Mkhedruli dan Mtavruli) – Alfabet Georgia (Mkhedruli)
Geok, 241 – Khutsuri (Asomtavruli dan Nuskhuri)
Pengkodean Unicode
Nama Unicode
Georgian
 Artikel ini mengandung transkripsi fonetik dalam Alfabet Fonetik Internasional (IPA). Untuk bantuan dalam membaca simbol IPA, lihat Bantuan:IPA. Untuk penjelasan perbedaan [ ], / / dan  , Lihat IPA § Tanda kurung dan delimitasi transkripsi.
Living culture of three writing systems of the Georgian alphabet
Kebudayaan hidup dari tiga sistem penulisan alfabet Georgia
Beautiful Georgian Letters.jpg
NegaraGeorgia
Referensi01205
Kawasan
Sejarah Inskripsi
Inskripsi2016 (sesi ke-11)

Alfabet Georgia dianggap sebagai aksara yang unik karena kenampakan dan asal usul pastinya tidak diketahui. Akan tetapi, dalam komposisi strukturalnya, susunan alfabetikalnya secara keseluruhan memiliki keterkaitan dengan alfabet Yunani, dan beberapa huruf yang ditambahkan untuk melambangkan fonem bahasa Georgia yang tidak ada diletakkan di akhir susunan huruf.[2][3] Alfabet Georgia pada awalnua hanya memiliki 38 huruf,[4] hanya 33 huruf yang masih digunakan hingga saat ini, sedangkan lima lainnya sudah usang. Banyak dari alfabet Georgia yang digunakan bervariasi tergantung fonem yang ada dalam bahasa rumpun Kartvelia yang menggunakan alfabet tersebut. Sebagai contoh, bahasa Mingrelian memiliki 36 huruf, 33 diantaranya merupakan alfabet bahasa Georgia yang masih digunakan, satu huruf usang, dan dua huruf tambahan yang hanya digunakan oleh bahasa Mingrelia and Svan. Laz menggunakan 33 huruf alfabet Georgia dan huruf usang serupa yang digunakan oleh bahasa Mingrelian dengan penambahan satu huruf yang dipinjam dari alfabet Yunani, sehingga menghasilkan 35 huruf secara keseluruhan. Bahasa Kartvelia keempat, Svan, biasanya tidak dituliskan. Akan tetapi, jika harus dituliskan, bahasa tersebut menggunakan huruf bahasa Georgia yang digunakan oleh bahasa Mingrelian dengan menambahkan sebuah huruf Georgia dan beberapa diakritik tambahan untuk melambangkan cangkupan fonem vokalnya yang luas.[1][5]

Tiga jenis alfabet Georgia: Asomtavruli, Nuskhuri, dan Mkhedruli.

AsalSunting

Asal-usul dari alfabet Georgia tidak diketahui secara baik, selain itu tidak ada persetujuan pasti dari kalangan ahli Georgia ataupun luar Georgia mengenai tanggal pembuatannya, orang yang mmendisai, dan pengaruh besar dalam perkembangan aksara tersebut.

Bentuk Asomtavruli merupakan versi pertama dari alfabet Georgia yang sudah ditemukan. Hal tersebut didukung dengan inskripsi tertua yang ditemukan ditulis pada abad ke-5 dalam bentuk Asomtavruli. Sementara bentuk aksara yang lain dibentuk pada masa sesudahnya. Kebanyakan dari ahli mengaitkan pembentukan aksara tersebut dengan proses Kritenasi Iberia.[6] Akan tetapi, kebanyakan dari alfabet Georgia terbentuk pada masa peralihan Iberia dibawah pimpinan pusat Mirian III (326 atau 337) sampai masa pembentukan Inskripsi Bir el Qutt (430),[6] dan berasimilasi dengan Alfabet Armenia.[7] Alfabet tersebut pada awalnya digunakan untik menerjemahkan Alkitab dan literatur Kekristenan yang lain kedalam bahasa Georgia Kuno oleh pendeta di Georgia dan Palestina.[3] Namun, pecahan dari sebuah inskrpsi Asomtavruli sudah ada sejak abad pertama atau kedua masehi menurut penanggalan oleh professor Levan Chilashvili berdasarkan penemuannya pada reruntuhan kota kuno Nekresi di provinsi paling timur Georgia, Kakheti, pada tahun 1980-an, akan tetapi penanggalan tersebut tidak disetujui secara umum.[8]

AsomtavruliSunting

 
Anbandidi Gospel in Asomtavruli, 9th century.

Asomtavruli (bahasa Georgia: ასომთავრული; pengucapan bahasa Georgia: [ɑsɔmtʰɑvruli]) merupakan bentuk aksara Georgia tertua. Nama Asomtavruli yang berarti "huruf kapital" berasal dari kata asom (ასო) "huruf" dan mtavari (მთავარი) "prinsip, kapital". Bentuk tersebut juga dikenal sebagai Mrgvlovani (bahasa Georgia: მრგვლოვანი) "dibulatkan" karena bentuk hurufnya yang berbentuk bulat. Penamaan tersebut berasal dari kata mrgvali (მრგვალი) yang berarti "bulat". Aksara tersebut tergolong sebagai aksara unikameral, meskipun namanya memiliki arti sebagai aksara "kapital".[9]

Inskripsi Bir el Qutt[10] dan Bolnisi merupakan inskripsi Asomtravuli tertua yang pernah ditemukan. Inskripsi tersebut diperkirakab berasal dari abad ke-5 masehi.[11]

Sejak abad ke-9 Masehi, aksara Nuskhuri mulai berkembang penggunaanya dan menjadi penggunaan dominan. Peningkatan penggunaan Nuskhuri menyebabkan penurunan peran aksara Asomtavruli. Akan tetapi, penggunaan aksara Asomtavruli masih berlanjut untuk membuat monumen epigrafis antara abad ke-10 sampai ke-18 Masehi. Kemudian, aksara Asomtavruli digunakan untuk tujuan dekoratif. Kebanyakan dari manuskrip Georgia abad ke-9 Masehi ditulis dalam bentuk Nuskhuri, sedangkan aksara Asomtavruli hanya digunakan sebagai judul dan huruf pertama dari bab karya tulis.[12] Walaupun begitu, aksara Asomtavruli masih digunakan untuk seluruh tulisan dalam beberapa manuskrip hingga abad ke-11 Masehi.[13]

Bentuk huruf AsomtavruliSunting

Setiap huruf Asomtavruli memiliki tinggi yang sama pada masa awal penggunaan Asomtavruli. Filologis dan Sejarawan asal Georgia, Pavle Ingorokva, beranggapan bahwa arah penulisan Asomtavruli sama seperti yang ada pada alfabet Yunani, yakni berupa boustrofedon inisial, dan ditulis dari kiri ke kanan.[14]

TabelSunting

Tulisan Unicode Nama ISO 9984
U+10D0 an A a
U+10D1 ban B b
U+10D2 gan G g
U+10D3 don D d
U+10D4 en E e
U+10D5 vin V v
U+10D6 zen Z z
U+10D7 tan T' t'
U+10D8 in I i
U+10D9 k'an K k
U+10DA las L l
U+10DB man M m
U+10DC nar N n
U+10DD on O o
U+10DE p'ar P p
U+10DF žan Ž ž
U+10E0 rae R r
U+10E1 san S s
U+10E2 t'ar T t
U+10E3 un U u
U+10E4 par P' p'
U+10E5 kan K' k'
U+10E6 ḡan Ḡ ḡ
U+10E7 q'ar Q q
U+10E8 šin Š š
U+10E9 čin Č' č'
U+10EA can C' c'
U+10EB jil J j
U+10EC c'il C c
U+10ED č'ar Č č
U+10EE xan X x
U+10EF ǰan J̌ ǰ
U+10F0 hae H h

Pranala luarSunting


Kesalahan pengutipan: Ditemukan tag <ref> untuk kelompok bernama "catatan", tapi tidak ditemukan tag <references group="catatan"/> yang berkaitan

  1. ^ a b Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama addit
  2. ^ Shanidze 2000, hlm. 444.
  3. ^ a b Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Lig1
  4. ^ Machavariani 2011, hlm. 329.
  5. ^ Hüning, Vogl & Moliner 2012, hlm. 299.
  6. ^ a b Hewitt 1995, hlm. 4.
  7. '^ West 2010, hlm. 230: Karya arkeologikal dalam satu dekade terakhir telah membuktikan bahwa alfabet Georgia sudah ada sejak masa permulaan sejarah Georgia, dengan bukti penemuan yang diperkirakan dibentik dari abad kelima Masehi
  8. ^ Rapp 2003, hlm. 19: footnote 43: "The date of the supposed grave marker is hopelessly circumstantial ... I cannot support Chilashvili's dubious hyphypothesi
  9. ^ Daniels 1996, hlm. 367.
  10. ^ ქსე, ტ. 7, თბ., 1984, გვ. 651–652
  11. ^ შანიძე ა., ქართული საბჭოთა ენციკლოპედია, ტ. 2, გვ. 454–455, თბ., 1977 წელი
  12. ^ კ. დანელია, ზ. სარჯველაძე, ქართული პალეოგრაფია, თბილისი, 1997, გვ. 218–219
  13. ^ ე. მაჭავარიანი, მწიგნობრობაჲ ქართული, თბილისი, 1989
  14. ^ პ. ინგოროყვა, „შოთა რუსთაველი“, „მნათობი“, 1966, No. 3, გვ. 116