Abstensionisme berarti maju dalam pemilihan umum legislatif tetapi kemudian menolak mengambil kursi yang telah dimenangkan atau turut serta dalam kegiatan badan legislatif tersebut. Abstensionisme berbeda dengan boikot pemilu karena yang mengamalkan abstensionisme masih turut serta dalam pemilu.

ContohSunting

 
Lambang Partai Sinn Féin yang mengamalkan kebijakan abstensionisme di Parlemen Britania Raya.

HongariaSunting

Dewan Hongaria dibubarkan oleh Kekaisaran Austria setelah meletusnya Revolusi Hongaria 1848.[1] Februarpatent yang dikeluarkan di Austria pada tahun 1861 memberikan kursi kepada Hongaria di Dewan Kekaisaran yang anggotanya dipilih secara tidak langsung, tetapi Hongaria tidak mengirim anggota perwakilan mereka karena menurut mereka dewan tersebut telah merampas wewenang yang dimiliki oleh Dewan Hongaria.[1] Anggota perwakilan Ceko dari Kerajaan Bohemia juga mengikuti langkah yang sama pada tahun 1863, dan juga perwakilan dari Moravia pada tahun 1864.[1] Tuntutan Hongaria akhirnya dipenuhi setelah Kompromi tahun 1867.[1]

Sinn FéinSunting

Menurut kebijakan Sinn Féin di Irlandia Utara, kader partai yang terpilih sebagai anggota House of Commons di Britania Raya tidak akan mengambil kursi mereka, dan mereka juga tidak akan bersumpah setia kepada Ratu.[2] Hal ini disebabkan oleh ideologi Sinn Féin yang mendukung persatuan Irlandia.

ReferensiSunting

  1. ^ a b c d Agnew, Hugh LeCaine (2004). The Czechs and the Lands of the Bohemian Crown. Hoover Press. hlm. 1895–96. ISBN 978-0-8179-4492-6. Diakses tanggal 5 May 2015. 
  2. ^ Aidan Lonergan (9 June 2017). "Gerry Adams confirms Sinn Féin will not swear allegiance to the Queen to take Westminster seats". Irish Post. Diakses tanggal 9 June 2017.