Abdurrahman bin Rabi'ah al-Bahili

(Dialihkan dari Abdurrahman bin Rabi'ah)

Abdurrahman bin Rabi'ah al-Bahili (Arab: عبد الرحمن بن ربيعة الباهلي)[1] adalah seorang jenderal Arab pada masa Kekhalifahan Rasyidin.

Abdurrahman bin Rabi'ah al-Bahili
JulukanDzun Nur
Meninggal652–53
Balanjar
Perang/pertempuran
HubunganBahilah (suku)
Salman bin Rabi'ah al-Bahili (adik)

Asal-usul sunting

Abdurrahman berasal dari kabilah Bahilah dan merupakan kakak dari Salman bin Rabi'ah al-Bahili.[2] Ia dan adiknya merupakan putra dari Rabi'ah bin Yazid al-Bahili.[3][4] Abdurrahman termasuk dalam kelompok sahabat Nabi.[3] Ia dijuluki sebagai Dzun Nur (ذو النّور, sang pemilik cahaya).[5][6][7] Julukan Dzun Nur juga dimiliki oleh sahabat lain yang bernama ath-Thufail bin Amr ad-Dausi dan Suraqah bin Amr.[8][6]

Biografi sunting

Abdurrahman turut serta dalam Pertempuran al-Qadisiyyah bersama Sa'ad bin Abi Waqqash melawan pasukan Persia Sasaniyah.[9] Adiknya, Salman bin Rabi'ah, juga hadir dalam Pertempuran al-Qadisiyyah.[10] Khalifah Umar bin Khattab kemudian mengangkatnya sebagai hakim untuk membagi harta rampasan kepada tentara Muslim di al-Qadisiyyah.[3][7] Ketika Umar mengirim Suraqah bin Amr sebagai jenderal untuk menaklukkan Bab al-Abwab, Abdurrahman turut serta bersamanya dan menjadi pemimpin pasukan barisan depan.[11] Ia termasuk di antara saksi perjanjian Suraqah dengan penduduk Armenia di Bab al-Abwab.[12] Ketika Suraqah meninggal, Abdurrahman diangkat sebagai jenderal penggantinya dan Umar menyetujuinya.[11] Ia kemudian memimpin invasi melawan Bangsa Turk dan Bangsa Khazar.[3][4] Ia terus berperang hingga masa kekhalifahan Utsman dan terbunuh dalam Pertempuran Balanjar pada delapan tahun terakhir kekhalifahan Utsman (32 H; 652–653 M).[4] Abdurrahman dimakamkan di sana dan makamnya dijadikan perantara oleh penduduk di Balanjar untuk meminta hujan.[13]

Referensi sunting

  1. ^ Ibnu Hajar al-'Asqalani. Kitab al-Ishabah fi Tamyiz ash-Shahabah - Abdurrahman bin Rabi'ah - Al-Maktaba al-Shamela al-Haditha. shamela.ws (dalam bahasa Arab). 4. hlm. 257. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-08-28. Diakses tanggal 2024-04-27. 
  2. ^ Dunlop 1960, hlm. 921.
  3. ^ a b c d Khairuddin Az-Zarkali. Al-A'lam Az-Zarkali - al-Bahili. shamela.ws (dalam bahasa Arab). 3. hlm. 306. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2024-03-01. Diakses tanggal 2024-03-01. 
  4. ^ a b c Ibnul Atsir al-Jazari. Kitab Usud al-Ghabah fi Ma'rifat ash-Shahabah - Abdurrahman bin Rabi'ah al-Bahili - Al-Maktaba al-Shamela al-Haditha. shamela.ws (dalam bahasa Arab). 3. hlm. 441. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-08-28. Diakses tanggal 2021-09-21. 
  5. ^ Ibnu Katsir (2022). Kitab Sejarah Lengkap Khulafaur Rasyidin (Bukel). Diterjemahkan oleh Muhammad Ahsan bin Usman. Diva Press. hlm. 335. ISBN 9786232937185, 623293718X. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2023-03-27. Diakses tanggal 2023-03-27. 
  6. ^ a b Ibnu Hajar al-'Asqalani. Kitab al-Ishabah fi Tamyiz ash-Shahabah - Dzun Nur - Al-Maktaba al-Shamela al-Haditha. shamela.ws (dalam bahasa Arab). 2. hlm. 349. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2022-11-09. Diakses tanggal 2024-04-27. 
  7. ^ a b Imam al-Mawardi (2016). Ikhlas Hikmatiar, ed. Ahkam Sulthaniyah: Sistem Pemerintahan Khilafah Islam (Sampul kertas). Diterjemahkan oleh Fathurrahman, Khalifurrahman Fath. Qisthi Press. hlm. 244. ISBN 9789791303729, 979130372X. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2024-05-06. Diakses tanggal 2024-05-06. 
  8. ^ Dr. Riyadh Hasyim Hadi. Sirah Nabawiyah Riwayat Imam Al-Bukhari (Bukel) (dalam bahasa Melayu). Pustaka Al-Kautsar. hlm. 334. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2023-03-27. Diakses tanggal 2023-03-27. 
  9. ^ Golden 2014.
  10. ^ Ibnu Qutaibah. Kitab al-Ma'arif - Salman bin Rabi'ah al-Bahili - Al-Maktaba al-Shamela al-Haditha. shamela.ws (dalam bahasa Arab). 1. hlm. 433. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2023-03-25. Diakses tanggal 2024-04-23. 
  11. ^ a b "Dzun Nur Suraqah bin Amr". sahaba.rasoolona.com (dalam bahasa Arab). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2024-05-06. Diakses tanggal 2024-05-06. ذَكَرَ سَيْفٌ في "الفتوح" أن عمر رَدّ سُراقة بن عمرو إلى الباب، وجعل على مقدمته عبد الرحمن بن ربيعة الباهِلي، وسُراقة هو الذي صالح سكان أرمينية، ومات هناك، فاستخلف عبدالرحمن فأَقرّه عمر على عمله. 
  12. ^ Prof. Dr. Abdussyafi Muhammad Abdul Lathif. Bangkit dan Runtuhnya Khilafah Bani Umayyah (Bukel). Pustaka Al-Kautsar. hlm. 444. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2024-05-06. Diakses tanggal 2024-05-06. 
  13. ^ Ibnu Hajar al-'Asqalani. Kitab al-Ishabah fi Tamyiz ash-Shahabah - Abdurrahman bin Rabi'ah (bagian kedua) - Al-Maktaba al-Shamela al-Haditha. shamela.ws (dalam bahasa Arab). 4. hlm. 258. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2022-11-09. Diakses tanggal 2024-04-27. 

Daftar pustaka sunting