Abdullah Harahap

penulis

Abdullah Harahap adalah seorang penulis novel horor misteri di Indonesia. Ia lahir di Sipirok, Tapanuli Selatan pada 17 Juli 1943. Sebelum menulis novel horor misteri, ia juga menulis novel roman percintaan, tetapi namanya melambung berkat novel horor yang dikarangnya.

Awal karierSunting

Abdullah Harahap mengawali karier semenjak masih duduk di bangku SMU di kota Medan (1960) dengan menulis sejumlah cerita pendek serta puisi yang dimuat oleh media cetak setempat. Tahun 1963, ia pindah ke Bandung untuk melanjutkan studi di IKIP (kini UPI) sambil meneruskan aktivitas menulis cerpen yang sempat membanjiri sejumlah media cetak baik yang terbit di Bandung, Yogya, Surabaya, Medan, dan paling terutama Jakarta (yang oleh Abdullah Harahap dianggap sebagai kota yang membesarkan namanya sebagai penulis).

Di tengah perjalanan kuliahnya, AH menekuni profesi sebagai jurnalis di SK Mingguan GAYA dan GALA (cikal bakal SK Harian Galamedia), lalu kemudian menjadi perwakilan tetap untuk wilayah Jawa Barat dari Majalah Selecta Grup (Selecta, Detektif & Romantika, Senang, Stop, Nova). Perjalanan karier sebagai wartawan yang ditekuni AH selama seperempat abad lebih (1965-1995) menambah luas wawasan serta pengetahuan AH sebagai penulis novel. Karena sebagai wartawan, AH bukan hanya sekadar meliput berita sesuai tanggung jawab yang diembannya, akan tetapi juga memanfaatkan setiap kesempatan yang ada untuk melakukan riset ke tempat-tempat tertentu yang dia inginkan untuk bahan novelnya.

Riset yang dilakukan oleh Abdullah Harahap ini saya rasa menjadi sebuah keungulan kengerian yang diciptakan di novel-novel horor/misterynya. Jadi horornya tidak melulu hantu penasaran yang sembarangan membunuh orang orang. Ada latar belakang budaya, dendam kesumat, bahkan seringnya sex sebagai latar belakang kemunculan iblis iblis yang menebar teror.

Abdullah Harahap mendatangi lalu bertukar pikiran dengan tokoh masyarakat setempat, terutama yang kehidupan sehari-harinya berhubungan dengan alam mistis, baik itu dari aliran putih maupun aliran hitam, tanpa melibatkan diri di dalamnya. Ilmu-ilmu mana kemudian (sesuai kebutuhan), dikembangkan sendiri oleh AH di depan mesin tik atau komputer sesuai dengan imajinasi AH yang ia kehendaki. Tercatat keseluruhan buku sudah diterbitkan dari imajinasinya itu berjumlah sekitar 60 judul (Drama), 75 judul (Misteri) dan 15 judul Pulpen (Kumpulan cerita pendek). Sebagian di antaranya telah diangkat ke layar lebar dan yang terbanyak ke layar kaca (TPI, SCTV, RCTI, dan Indosiar), baik dalam bentuk sinetron seri maupun FTV.

Berhenti MenulisSunting

Abdullah Harahap berhenti menulis sekitar tahun 1990-an. Beberapa penerbit yang biasa menerbitkan buku-bukunya tutup. Novel-novel Abdullah Harahap sering kali dianggap picisan dan murahan, karena selalu bercerita tentang horor, dibalut dengan adegan sex. Namun, Abdullah Harahap tidak peduli. Yang penting ia bisa berkarya. Walaupun dianggap picisan, novel-novelnya selalu habis terjual. Bahkan banyak yang diangkat ke layar kaca dan layar perak.

Abdullah Harahap berhenti menulis karena ia adalah seorang yang penakut juga. Namun, ketakutannya itu sangat bermanfaat dalam proses pengerjaan novel horornya. Ia berkata, kalau kita tidak takut saat menulis bagian seramnya, maka itu bearti novel tersebut gagal. Kalau sang pengarang saja tidak takut, apalagi yang membacanya?

Akibat terlalu banyak menulis novel horor, Abdullah Harahap menjadi seorang yang sangat penakut. Dan hasil novelnya juga tidak maksimal, dan penerbitnya pun tutup. Maka ia segera berhenti menulis, dan beralih menjadi penulis skenario untuk layar lebar dan layar kaca. Ia pun hanya sesekali menulis novel, yaitu Misteri Boneka Cinta (dimuat bersambung di Sk Galamedia Bandung), Misteri Janda Hitam (Harian Jawa Pos Surabaya), dan Misteri Sebuah Peti Mati (Harian Surabaya Post), yang kini sudah diterbitkan dalam format buku saku oleh Paradoks).

Penerbit ParadoksSunting

Tahun 2010, novel-novel lama dan baru Abdullah Harahap diterbitkan ulang oleh Penerbit Paradoks ( imprint Gramedia ). Paradoks ini awalnya dibentuk untuk menerbitkan ulang novel-novel horor Abdullah Harahap, sebelum akhirnya dibuka untuk penulis yang lain. Paradoks adalah sebuah penerbit khusus buku-buku misteri dan horor.

BibliografiSunting

( Judul buku Abdullah Harahap ini belum lengkap. Tolong dilengkapi. )

Horor dan MisteriSunting

  • Arwah yang Datang Menuntut Balas
  • Arwah Yang Tersia-Sia
  • Babi Ngepet (Karya Citra)
  • Bercinta Dengan Setan (Nur Agency)
  • Bisikan Arwah (Sinar Pelangi, 1981)
  • Dalam Cengkeraman Iblis
  • Demi Roh Ibunda Tersayang (Gultom Agency)
  • Dendam Berkarat dalam Kubur
  • Dendam di Balik Kubur (Semarak, 1994)
  • Dendam Roh Jejaden (Sinar Pelangi)
  • Dibalik Mawar Berduri / Dibalik Mawar Berdarah (Sandro Jaya Agency, 2000)
  • Dosa Turunan (Alam Budaya, 1983)
  • Jeritan Dari Pintu Kubur
  • Kembalinya Seorang Terkutuk
  • Kolam Darah (Gramedia, 2013, ISBN 978-979-22-9972-4)
  • Lukisan Berlumur Darah (Citra Baru, 1993)
  • Makhluk Kembar Terkutuk (Sarana Karya, 1993)
  • Makhluk Pemakan Bangkai
  • Manekin (Paradoks Publishing, 2011, ISBN 978-979-22-7620-6)
  • Manis-manis Beracun (Sarana Karya)
  • Manusia Penuntut Balas
  • Manusia Serigala (Paradoks Publishing, 2011, ISBN 978-979-22-6587-3)
  • Menebus Dosa Turunan (TB. Ronny Putra Agency)
  • Misteri Anjing Hutan
  • Misteri Dunia Gaib
  • Misteri Kalung Setan
  • Misteri Kalung Setan (Paradoks Publishing, 2011, ISBN 978-979-22-6758-7)
  • Misteri Kuburan Tua (Sinar Pelangi)
  • Misteri Lemari Antik (Nur Agency)
  • Misteri Lembah Hantu (Karya Citra, 1988)
  • Misteri Penari Topeng (Nur Agency, 1995)
  • Misteri Pintu Gaib
  • Misteri Ratu Cinta (Paradoks Publishing, 2013, ISBN 978-979-22-9150-6)
  • Misteri Rumah Diatas Bukit
  • Misteri Sebuah Peti Mati (Paradoks Publishing, 2010, ISBN 978-979-22-6333-6)
  • Misteri Sebuah Peti Mati 2 (Paradoks Publishing, 2011, ISBN 978-979-22-7020-4)
  • Nona Misteri Ingin Dicintai
  • Nyai Banjarsari 1
  • Nyai Banjarsari 2 (Bintang Usaha Jaya)
  • Panggilan Dari Neraka (Nur Agency)
  • Pemenggal Kepala (Sanjaya)
  • Pemuja Setan
  • Penjelmaan Berdarah
  • Pengantin Iblis (Nur Agency, 1994)
  • Pengemban Kutuk (Sanjaya)
  • Penghisap Darah
  • Penghuni Hutan Parigi (Karya Citra, 1988)
  • Penghuni Lemari Antik (Nur Agency)
  • Penghuni Lembah Jayagiri 2 (Citra Baru, 1993)
  • Penghuni-penghuni Rumah Tua
  • Penjaga Kubur (Sinar Pelangi)
  • Penunggu Dari Kegelapan (Gultom Agency)
  • Penunggu Jenazah (Sarana Karya, 1992)
  • Perawan Persembahan Setan
  • Perawan Tumbal Setan
  • Pewaris Iblis (Gultom Agency)
  • Puteri Peneluh (Gultom Agency)
  • Ranjang Setan (Gultom Agency)
  • Ratu Cinta dari Alam Baka (Semarak)
  • Roh Dari Masa Lampau (Citra Baru, 1993)
  • Senggama Kubur (Nur Agency, 1995)
  • Sepasang Mata Iblis
  • Suara Dari Alam Gaib (1990)
  • Sumpah Berdarah (Chanan Agency)
  • Sumpah Leluhur
  • Titisan Iblis
  • Tumbal Kalung Setan
  • Wajah-wajah Setan

RomanSunting