Buka menu utama

A.I. Love You (Bahasa Jepang: A.I.が止まらない) adalah manga karya Ken Akamatsu. Manga ini terbit pada tahun 1990-an, judul aslinya adalah A・I が止まらない! (A.I. ga Tomaranai). Judul tersebut merupakan permainan kata karena AI di dalam Bahasa Jepang memiliki arti cinta dan kecerdasan buatan, juga berarti "I" dalam bahasa Inggris.

A.I. Love You
Ai ga tomaranai cover1.jpg
Sampul manga A.I, Love You jilid pertama
A・Iが止まらない!
(AI Won't Stop!)
GenreFiksi ilmiah, Roman
Manga
PengarangKen Akamatsu
PenerbitKodansha
Penerbit
Inggris
Bendera Britania Raya Bendera Amerika Serikat Tokyopop
DemografiShōnen
MajalahWeekly Shōnen Magazine
Terbit6 April 199421 August 1997[butuh rujukan]
Volume9
Wikipe-tan face.svg Portal anime dan manga

PlotSunting

Cerita manga ini seputar Hitoshi Kobe, seorang lelaki yang tidak jenius dalam hal akademis maupun olahraga, sehingga dia tidak begitu baik dalam sekolahan. Faktanya, dia sangat hebat dalam hal ini sampai dia bisa membuat program yang bisa menulis ulang diri mereka sendiri(dengan kata lain kecerdasan buatan). Sejauh ini Kobe telah membuat 30 program dan programnya yang terakhir(dinamai Saati olehnya) sangat canggih di mana bercakap-cakap dengannya nyaris sama dengan gadis biasa (kecuali Kobe bisa benar-benar mengobrol dengannya).

Bagaimanapun, masih ada penghalang antara Hitoshi dan Saati antara dunia fisik dan program, sampai suatu hari sebuah kecelakaan petir yang gila mentransfer Saati ke dunia nyata dan menjadikannya pacar Kobe.

Serial ini mengisahkan tentang kehidupan sehari-hari mereka yang tidak biasa, juga dengan A.I kreasi Hitoshi yang lain. Jalan cerita dasarnya merupakan perpaduan manga Kohsuke Fujishima Oh My Goddess, dengan konstruksi A.I. merupakan analogi dari karakter dewi dalam manga permulaan. Latar ceritanyapun mirip dengan film John Hughes Weird Science. Keduanya menampilkan protagonis lelaki membuat wanita idamannya (di mana keduanya mempunyai kekuatan manusia super) dalam komputer dan kedua wanita itu diantar ke dunia nyata menggunakan media petir. Menampikkan kedua fakta tersebut, Ken Akamatsu menyatakan baahwa dia tidak pernah menonton film yang disebutkan sebelum membuat serial ini.

Pranala luarSunting