Undang-Undang Dasar Serbia

Undang-Undang Dasar Serbia disetujui oleh sebuah referendum yang dilaksanakan dari tanggal 28 Oktober hingga 29 Oktober 2006. Undang-Undang Dasar ini secara resmi dinyatakan oleh Parlemen Serbia pada tanggal 8 November 2006, menggantikan Undang-Undang Dasar Serbia tahun 1990.

Undang-Undang DasarSunting

Dalam pembukaan, Kosovo ditetapkan sebagai "bagian integral" dari Serbia dengan "otonomi dasar"; artikel pertama menetapkan Serbia sebagai sebuah "negara bagi masyarakat Serbia dan semua warga negara". Undang-Undang Dasar ini juga menetapkan Serbia sebagai sebuah negara merdeka untuk pertama kalinya sejak 1918.

Di antara Undang-Undang Dasar tersebut, 200 artikel lainnya menjamin hak asasi manusia, termasuk hak asasi minoritas dan pelarangan hukuman mati dan kloning manusia. Undang-Undang Dasar ini juga memberikan aturan pribadi dan otonomi ekonomi untuk provinsi Vojvodina. Undang-Undang Dasar ini menyatakan Cyrillic sebagai alfabet resmi, selama Serbia membuat ketetapan untuk penggunaan bahasa adat pada tingkat lokal.

Berikut ini merupakan perbedaan antara Undang-Undang Dasar baru dan Undang-Undang Dasar 1990:

  • Hanya properti pribadi, bersama dan publik yang diakui; asset sosial tidak diakui dan dimasukkan pada kategori properti pribadi.
  • Warga negara asing telah diizinkan untuk memiliki properti.
  • Pengangkatan kembali hakim
  • Presiden adalah Ketua Komandan tentara Serbia.
  • Undang-Undang Dasar menyebutkan "standar Eropa" untuk pertama kalinya.
  • Kemerdekaan penuh diberikan kepada Bank Nasional Serbia.
  • Sebagai bagian dari proses desentralisasi, hak milik properti kotamadya diberikan kepada kotamadya lokal.
  • Vojvodina telah diberikan otonomi ekonomi.
  • Peresmian lagu kebangsaan Serbia, Bože pravde.
  • Perlindungan spesial bagi hak konsumen, ibu, anak-anak dan masyarakat minoritas.
  • Kebebasan memberi informasi.

Pranala luarSunting