Tohokan

bagian ketiga dan terakhir dari struktur lawakan yang khas

Tohokan, bait penghantam, atau gong (bahasa Inggris: punchline) adalah bagian yang mengakhiri lawakan yang bertujuan untuk membuat orang tertawa. Ini adalah bagian ketiga dan terakhir dari struktur lawakan yang khas dan mengikuti pembingkaian pengantar lawakan dan narasi yang disiapkan untuk tohokan.

Dalam arti yang lebih luas, "tohokan" juga dapat merujuk pada kesimpulan yang tidak terduga dan lucu dari setiap pertunjukan, situasi, atau cerita.

Catatan kakiSunting

RujukanSunting

  • Attardo, Salvatore (2008). "A primer for the Linguistics of Humor". Dalam Raskin, Victor. Primer of Humor Research: Humor Research 8 . Berlin, New York: Mouton de Gruyter. hlm. 101–156. 
  • Attardo, Salvatore (2001). Humorous Texts: A Semantic and Pragmatic Analysis. Berlin, New York: Mouton de Gruyter. hlm. 83. 
  • Carrell, Amy (2008). Raskin, Victor, ed. "Primer of Humor Research: Humor Research 8" (PDF). Berlin, New York: Mouton de Gruyter: 303–332. 
  • Chlopicki, W. (2005). "The Linguistic Analysis of Jokes". Journal of Pragmatics. 
  • Raskin, Victor (1985). Semantic Mechanisms of Humor. Dordrecht, Boston, Lancaster: D. Reidel. 
  • Ruch, Willibald (2008). "Psychology of humor". Dalam Raskin, Victor. Primer of Humor Research: Humor Research 8 . Berlin, New York: Mouton de Gruyter. hlm. 17–100. 
  • Shultz, Thomas R. (1976). "A cognitive-developmental analysis of humour". Humour and Laughter: Theory, Research and Applications: 11–36.