Terwelu

genus mamalia

Terwelu atau tegalan adalah binatang menyusui berukuran kecil. Binatang menyusui ini termasuk ke dalam keluarga Leporidae. Terwelu bisa lari pada kecepatan 70 kilometer/jam. Panjangnya 50– 70 cm, dengan berat tubuh 4–5 kg. Kepalanya kecil, kumisnya panjang, dan jika daun telinganya ditarik ke depan, panjangnya bisa melampaui ujung hidungnya. Warna bulunya kelabu, coklat, dan di bagian bawah perutnya berwarna putih. Terwelu gemar makan rumput, daun, dan tunas tanaman. Ia kerap berjingkat, mengangkat telinganya, dan mencium-cium udara. Indranya sangat tajam.[1] Di Indonesia sendiri hanya terdapat satu jenis terwelu, yakni Terwelu Jawa yang masih dapat ditemukan di Jawa Barat.

Terwelu
Lepus Edit the value on Wikidata
Taksonomi
KerajaanAnimalia
FilumChordata
KelasMammalia
OrdoLagomorpha
FamiliLeporidae
GenusLepus Edit the value on Wikidata
Linnaeus, 1758
Tipe taksonomiLepus timidus
Linnaeus, 1758
Spesies
Lihat teks

Perbedaan terwelu dengan kelinciSunting

Perbedaan kelinci dan terwelu:

  • Kelinci biasanya memiliki lubang sebagai sarangnya, di mana mereka membesarkan anak-anaknya. Anak-anak kelinci biasanya terlahir tak berdaya, belum mampu melihat dan tak berbulu.
  • Terwelu tidak bersarang di dalam lubang, melainkan hanya di atas hamparan rumput. Anak-anak terwelu lebih cepat mandiri, sejak lahir mereka telah memiliki bulu dan matanya pun terbuka. Ukuran terwelu biasanya lebih besar daripada kelinci, telinganya juga lebih panjang, serta memiliki bercak-bercak hitam pada bulunya. Kelinci telah lama dipelihara oleh manusia, sedangkan terwelu secara relatif masih hidup di alam bebas.

KlasifikasiSunting

 
Jenis terwelu yang hidup di Kutub Utara.
 
Jenis terwelu yang hidup di dataran tinggi Ethiopia.

Lihat pulaSunting

Referensi dan pranala luarSunting

  1. ^ (Indonesia) Indofamilypets: Asal Usul Kelinci di Indonesia Diarsipkan 2008-06-21 di Wayback Machine.
  2. ^ Hoffmann, Robert S. (2005-11-16). Wilson, D. E., and Reeder, D. M. (eds), ed. Mammal Species of the World (edisi ke-3rd edition). Johns Hopkins University Press. hlm. 195–205. ISBN 0-8018-8221-4.