Buka menu utama

Terminal truk adalah fasilitas bongkar-muat barang untuk muatan truk yang dibangun di pinggiran kota dalam melayani arus barang dari dan ke kota tersebut. Dibedakan dengan pelataran parkir truk.

Daftar isi

Fungsi terminalSunting

Berbagai fungsi terminal truk adalah: [1]

  • Fungsi dari terminal adalah sebagai fasilitas bongkar-muat atau perpindahan barang dari/ke luar kota ke/dari kota yang bersangkutan. Hal ini dimaksudkan untuk efisiensi sarana truk yang beroperasi. Misalnya, dari kota yang bersangkutan terdapat berbagai barang yang menuju kota berlainan, maka dengan fasilitas terminal ini barang dapat muatkan bersama ke kota tujuan, sehingga tidak perlu menyewa satu truk
  • Bisa juga merupakan terminal untuk pelayanan angkutan barang terpadu dengan kereta api, pesawat, kapal, sehingga diperoleh efisiensi kerja yang maksimal
  • Mengurangi polusi suara, udara, berat truk dari kendaraan barang antar kota yang besar-besar
  • Di samping itu, karena truk yang melayani antar-kota umumnya besar-besar, sedangkan di dalam terdapat pengaturan dengan kendaraan kecil, sehingga perpindahan barang harus dilakukan di terminal ini.
  • Selain fungsi pelayanan angkutan barang, juga merupakan fasilitas lain seperti: tempat istirahat, tempat beribadat, pengisian BBM dan angin, bengkel dan derek, kantin dan mini market

Fasilitas yang tersediaSunting

Fasilitas yang tersedia meliputi:

  • Peron barang dan truk, sebagai lalu-lintas barang yang akan dipindahkan
  • Gudang barang, sebagai penyimpanan sementara barang yang akan transit
  • Pompa BBM dan angin
  • Kantin dan mini market, dalam fasilitasi kuliner dan kebutuhan lainnya
  • Tempat ibadah, WC dan kamar mandi
  • Losemen, untuk menginap awak truk sambil menunggu proses muatan selesai
  • Bengkel kendaraan dan mobil derek
  • Ruang tunggu sopir dan istirahat sementara

Peseudo terminal trukSunting

Kadang-kadang sering disalah-artikan tentang terminal truk, yang hanya merupakan pelataran parkir truk dan gudang, seperti terminal truk Sidotopo Surabaya atau di Madiun. Di sini fungsi terminal sebagai transit barang tidak ada, karena peron barang dan truk tidak ada. Sedangkan fungsi lain juga tidak disediakan.

ReferensiSunting

  1. ^ Sunaryo Joyopuspito, Distribution of goods vehicle trip length, gross vehicle weights, and maximum axle loads from field surveys, Surabaya - Indonesia, Asian Institute of Technology, Master Degree Thesis GT-83-3, Bangkok 1984

Pranala luarSunting