Buka menu utama
Lebih dari 650 surat dari Vincent Van Gogh ke adiknya Theo tersaji. Pada April 1885, Vincent menulis kepada adiknya tentang adikarya pertamanya Pemakan Kentang. Ia sekarang berkarya pada lukisan, yang menjadi salah satu komposisi kompleks pertamanya dengan berbagai figur, dan mengilustrasikan surat tersebut dengan sebuah sketsa dari karya tersebut, dengan tulisan "Lihat, ini adalah apa yang komposisinya telah jadi. Aku melukisnya pada kanvas yang cukup besar, dan seperti ini sketsanya sekarang, Aku percaya terdapat kehidupan di dalamnya."

Surat-surat Vincent van Gogh merujuk kepada sekumpulan 903 surat yang masih ada yang ditulis (820) atau diraih (83) oleh Vincent van Gogh.[1] Lebih dari 650 surat diantaranya adalah dari Vincent ke adiknya Theo.[2] Koleksi tersebut juga meliputi surat-surat van Gogh yang ditulis kepada saudarinya Wil dan para kerabat lainnya, serta antara para seniman seperti Paul Gauguin, Anthon van Rappard dan Émile Bernard.[3]

Saudari ipar Vincent dan istri dari saudaranya Theo, Johanna van Gogh-Bonger, menjalani beberapa tahun setelah suaminya wafat pada 1891 dengan mengkompilasikan surat-surat tersebut, yang pertama kali diterbitkan pada 1914. Arnold Pomerans, penyunting dari sebuah seleksi surat-surat tersebut pada tahun 1966, menyatakan bahwa Theo "adalah sebuah jenis dari pria yang menyelamatkan bahkan potongan terkecil dari kertas tersebut", dan ini meliputi 663 surat dari Vincent. Sebaliknya, Vincent tak terlalu menjaga surat-surat yang dikirimkannya dan hanya 84 surat yang masih ada, 39 surat diantaranya berasal dari Theo.[4][5] Selain itu, ini adalah surat-surat antara kakak beradik dimana mereka menjelaskan sebagian besar apa yang mereka ketahui tentang Vincent van Gogh. Selain itu, satu-satunya periode dimana mereka relatif tak terinformasi adalah pada masa di Paris saat mereka berbagi sebuah rumah susun dan tak perlu saling surat menyurat. Surat-surat tersebut secara efektif memainkan sebagian besar peran yang sama dalam menyoroti seni rupa dari periode tersebut seperti halnya surat-surat antara de Goncourt bersaudara pada bidang kesusastraan.[6]

Daftar isi

SuratSunting

ReferensiSunting

  1. ^ "Overview of all the letters". Van Gogh Museum Amsterdam. Retrieved November 4, 2015.
  2. ^ "Van Gogh as letter-writer". Van Gogh Museum Amsterdam. Retrieved October 19, 2015.
  3. ^ Pomerans (1997), xiii
  4. ^ "List of letters to Vincent van Gogh". Van Gogh Museum. 
  5. ^ "List of letters to Vincent van Gogh from Theo van Gogh". Vincent van Gogh. 
  6. ^ Pomerans (1997), xv–xvii

SumberSunting

  • Jansen, Leo; Luijen, Hans; Bakker, Nienke. Vincent van Gogh – The Letters: The Complete Illustrated and Annotated Edition. London, Thames & Hudson, 2009. ISBN 978-0-500-23865-3
  • Pickvance, Ronald. Van Gogh In Saint-Rémy and Auvers (exh. cat. Metropolitan Museum of Art, New York: Abrams, 1986. ISBN 0-87099-477-8
  • Pomerans, Arnold; de Leeuw, Ronald. The Letters of Vincent van Gogh. London: Penguin Classics, 1997. ISBN 0-14-044674-5
  • Tralbaut, Marc Edo. Vincent van Gogh, le mal aimé. Edita, Lausanne (French) & Macmillan, London 1969 (English); reissued by Macmillan, 1974 and by Alpine Fine Art Collections, 1981. ISBN 0-933516-31-2

Bacaan tambahanSunting

  • Drabble, Margaret. "Dutch Courage". New Statesman. (18 January 2010).
  • Shiff, Richard. "The Myth behind the Man". New York Times Book Review. 9 February 1986.
  • "Vincent van Gogh: Painted with Words: The Letters to Émile Bernard". Publishers Weekly. (27 August 2007). Vol 254, Issue 34.

Pranala luarSunting