Sunyer dari Barcelona

Sunyer (skt. 870 – 950) merupakan seorang comte Barcelona, Girona dan Osona dari tahun 911 hingga 947.

Sunyer, Comte Barcelona

Asal-usulSunting

Dia adalah anak dari Guifré dan adik Comte Barcelona sebelumnya, Guifré II Borrel. Dia bekerja sama dengan saudaranya di pemerintahan negara-negara yang dipegang oleh ayahanda mereka setelah kematiannya pada tahun 897. Dia tidak memerintah secara independen sampai kematian saudaranya pada tahun 911.

Konflik KeluargaSunting

Namun, pada kematian pamandanya, Comte Radulf dari Besalú, pada tahun 913 atau 920, konflik muncul di antara Sunyer dan saudaranya Comte Miró II dari Cerdanya atas suksesi County Besalú. Sebagai ganti untuk penolakan total semua klaim di County Barcelona, Sunyer menyerahkan klaimnya pada Besalú.

Sunyer rupanya menikah pada tahun 917, dan kemudian muncul bersama istrinya, Richilda, berspekulasi telah menjadi putri Comte Rouergue berdasarkan pengenalan nama-nama novel ke dalam keluarga. Mereka memiliki empat orang putra dan seorang putri: Ermengol, Miró, Borrell, Adelaide (juga disebut Bonafilla), dan Guifré. Ermengol, yang tertua, memerintah county Osona selama masa hidup ayahandanya. Dia meninggal pada tanggal 21 Agustus antara tahun 939 dan 943 dalam pertempuran dekat Baltarga, kemungkinan melawan Hongaria.[1]

PolitikSunting

Sunyer melakukan upaya penting dengan politik domestik, melindungi gereja dan memperkuat institusi-institusinya dengan memberikan lebih banyak tanah dan pendapatan. Dia juga terus mendorong populasi county Osona.

Dia meninggalkan sikap defensif yang diadopsi oleh para pendahulunya dan mengambil perjuangan secara aktif melawan negara-negara Moor di selatan. Pertempuran dilakukan di Lerida dan Tarragona. Pada saat yang sama ia berhasil mempertahankan hubungan diplomatik dengan Cordoba, yang semakin kehilangan kendali atas provinsi-provinsi utara. Pada tahun 912, Muhammad al-Tawil, Wāli Huesca dan Lerida, menyerang dan menghancurkan tentara Barcelona di bawah Sunyer di lembah Tarrega. Namun serangan balik Sunyer pada tahun 914 berhasil mendorong mereka kembali dan mengakibatkan kematian al-Tawil. Dia kemudian tinggal kembali di county Penedes, yang telah menjadi tempat banyak konflik antara kekaisaran Franka dan Muslim, sejauh Olèrdola (929).

Dari tahun 936 hingga 937 ia memimpin sebuah ekspedisi melawan kaum Muslim. Sebagai hasil dari kampanye yang sukses ini banyak pasukan musuh terbunuh, termasuk Qadhi dari Valencia. Bangsa Moor sementara meninggalkan Tarragona (yang menjadi tanah tak bertuan), sementara Tortosa dipaksa untuk membayar upeti kepada sang Comte. Keuntungan ini berumur pendek namun, karena Abdurrahman III mengirim utusan dan armada ke Barcelona pada tahun 940, memaksa Sunyer menjadi aliansi patuh dan meninggalkan perjanjian pernikahan yang telah ia capai dengan raja García Sánchez I dari Pamplona, yang akan menikahi (atau sudah menikah) putri Sunyer.

Pada 947 Sunyer pensiun ke kehidupan monastik dan menyerahkan pemerintahan kerajaannya kepada putra-putranya: Borrell II dan Miró I. Dia meninggal di Biara La Grassa (di Conflent) pada tahun 950.

ReferensiSunting

  1. ^ David Gonzalez Ruiz, Breve historia de la Corona de Aragón (Nowtilus, 2012), p. 38.
Didahului oleh:
Guifré II
Comte Barcelona
911–947
Diteruskan oleh:
Borrel II
dan
Miró I