Buka menu utama

Sunarso (lahir di Pasuruan pada tanggal 7 November 1963) adalah seorang bankir senior yang sekarang menjabat sebagai Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia. Ia ditunjuk oleh Kementerian BUMN pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) sejak 2 September 2019. Sunarso sebelumnya mengisi posisi Wakil Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia sejak tahun 2015 hingga Oktober 2017, kemudian dilanjutkan kembali pada Januari hingga Agustus 2019. Sebelum kembali ke Bank Rakyat Indonesia, ia merupakan Direktur Utama Pegadaian menggantikan Riswinandi sejak Oktober 2017 hingga Januari 2019. Sebelum menjadi Wakil Direktur Utama BRI tahun 2015, dia menjabat sebagai Direktur Commercial & Business Banking Bank Mandiri sejak tahun 2010 hingga 2015.

Sunarso
Sunarso.jpg
Sunarso sebagai Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (2019)
Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia
Masa jabatan
September 2019 – sekarang
PresidenJoko Widodo
PendahuluSuprajarto
Wakil Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia
Masa jabatan
Januari 2019 – September 2019
PresidenJoko Widodo
PendahuluSunarso
Direktur Utama Pegadaian
Masa jabatan
Oktober 2017 – Januari 2019
PresidenJoko Widodo
PendahuluRiswinandi
Wakil Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia
Masa jabatan
2015 – Oktober 2017
PresidenJoko Widodo
Direktur Commercial & Business Banking Bank Mandiri
Masa jabatan
2010–2015
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Informasi pribadi
Lahir7 November 1963
KebangsaanIndonesia
PekerjaanBankir

Pengalaman profesional Sunarso dimulai di Bank Dagang Negara sebagai analis kredit, kemudian Asisten Relationship Manager dan Relationship Manager antara tahun 1991 hingga 1996. Sunarso kemudian menapaki kariernya sebagai seorang bankir di Bank Mandiri pada tahun 1999 sebagai Senior Officer, Senior Relationship Manager, Assistant Vice President, Vice President, Senior Vice President Client Service Team Manager, Senior Vice President Group Head Plantation Specialist, hingga menjadi Executive Vice President Group Head Agro-Based Corporate Banking.[1] Di Bank Mandiri, salah satu prestasinya adalah berhasil menyusun skema pembiayaan pada sektor kelapa sawit.[2]

Ketika ditugaskan di Pegadaian, Sunarso menerima banyak penghargaan dalam kepemimpinannya di BUMN tersebut, walau hanya dalam waktu yang cukup singkat, yaitu 14 bulan saja. Selama menjabat, ia telah membawa Pegadaian memenangkan banyak penghargaan, di antaranya 5 penghargaan pada ajang BUMN Marketeers Award 2018, yang diselenggarakan oleh Forum Humas BUMN bekerja sama dengan Markplus, Inc serta Indonesia Marketing Association yaitu untuk kategori The Most Promising Company in Strategic Marketing, Tactical Marketing, Marketing 3.0, Brand Campaign, dan Special Mention in Marketing Innovation.[3]

Selain berbagai penghargaan di level korporat, ia juga menerima 4 penghargaan individu sebagai Direktur Utama Pegadaian, yaitu: CEO terbaik dan pemimpin perubahan (transformative leader) dalam kategori tata kelola perusahaan dan pelayanan yang diberikan oleh 7 Sky Media Award 2018 [4], The Best CEO kategori Talent Development dalam ajang Anugerah BUMN Award 2018, sekaligus membawa Pegadaian sebagai Perusahaan Terbaik 1 kategori perusahaan dengan GCG (Good Corporate Governance) [5] , Most Admired CEO Award 2018 untuk kategori Leadership for Digital Transformation of Pawning Business pada acara Awarding Night Warta Ekonomi[6], The Best CEO pada ajang penghargaan DataGovAi Award, sekaligus membawa Pegadaian sukses meraih dua penghargaan lain sebagai The Best IT Data Governance dan The Best IT Data Center 2018.[7] Ia juga membawa Pegadaian untuk pertama kalinya menerima penghargaan Most Admired Companies (IMACO) Award 2018, untuk kategori perusahaan pergadaian yang menjadi tempat idaman untuk bekerja.[8]

Namun, prestasi yang paling membanggakan selama ia memimpin Pegadaian adalah ia berhasil menjadi inisiator dan penggerak utama transformasi digital di Pegadaian.[9] Ia menaikkan pamor Pegadaian menjadi perusahaan BUMN yang diperhitungkan oleh publik dengan melakukan berbagai inovasi, seperti membuka jaringan kafe The Gade Coffee and Gold di cabang-cabang Pegadaian[10], membuat aplikasi Pegadaian Digital Service[11], serta menginisiasi program Sampah Jadi Emas.[12] Prestasi-prestasinya tersebut membuat dirinya ditugaskan oleh Kementerian BUMN untuk kembali ke Bank Rakyat Indonesia sebagai Wakil Direktur pada Januari 2019.[13]

Penghargaan lain yang pernah ia terima adalah The Best SME Banker of The Year 2013 in Asia Pacific The Triple A Awards from The Asset Magazine (Hongkong) dan The Most Influential People in Southeast Asia - Leading Corporate & Commercial Bankers from Alpha Southeast Asia Magazine.[14]

Sunarso meraih gelar Sarjana Pertanian dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 1988 dan gelar Master of Business Administration dari Universitas Indonesia pada tahun 2002. Sunarso juga memperluas wawasannya dengan mengikuti berbagai program pelatihan di Melbourne University, Northwestern University, University of Chicago, London Business School, dan University of New South Wales.

PendidikanSunting

Pendidikan InformalSunting

  • Decision Making for Leaders - Melbourne University, Australia (2014)
  • Leadership, Strategy and Implementation - Kellog School Of Management, Northwestern University - Evaston, Illinois - USA (2013)
  • High Performance Leadership - The IMD - Lausanne, Switzerland (2012)
  • Strategic Leader Business Leadership: Engagement, Performance & Execution - University of Chicago - Graduate School of Business, USA (2011)
  • Market Driving Strategies - London Business School, UK (2009)
  • Creative Strategic Thinking for Innovation - Australian Graduates School of Management, University of New South Wales, Sydney Australia (2008)

Pengalaman KerjaSunting

  • Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), September 2019 - sekarang
  • Wakil Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Januari 2019 - Agustus 2019
  • Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Oktober 2017 - Januari 2019
  • Wakil Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Maret 2015 - Oktober 2017
  • Direktur Commercial & Business Banking PT Bank Mandiri (Persero), 2010 - 2015
  • Executive Vice President, Group Head (GH) Corporate Banking Agro Based, PT Bank Mandiri (Persero), 2009 - 2010
  • Senior Vice President, Group Head (GH) Plantation Specialist, PT Bank Mandiri (Persero), 2006 - 2009
  • Bank Mandiri (1999 - 2006)
  • Bank Dagang Negara (1991 - 1999)

PrestasiSunting

  • The Best CEO Anugerah BUMN Award 2018 kategori Talent Development.[5]
  • CEO terbaik dan pemimpin perubahan (transformative leader) dalam kategori tata kelola perusahaan dan pelayanan yang diberikan oleh 7 Sky Media Award 2018.
  • Most Admired CEO Award 2018 pada kategori Leadership for Digital Transformation of Pawning Business yang diberikan oleh Warta Ekonomi.
  • The Best CEO diberikan oleh DataGovAi Award.
  • The Best SME Banker of The Year 2013 in Asia Pacific The Triple A Awards from The Asset Magazine (Hongkong)
  • The Most Influential People in Southeast Asia - Leading Corporate & Commercial Bankers from Alpha Southeast Asia Magazine

OrganisasiSunting

  • Majelis Wali Amanat (MWA) mewakili unsur masyarakat Institut Pertanian Bogor 2019-2024
  • Ketua Umum Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) 2015-2020

PublikasiSunting

  • Strategi Pembangunan Pertanian yang Visioner dan Integratif, Penerbit Deepublish, Desember 2017

ReferensiSunting

  1. ^ Liputan6.com. "Sunarso, Bankir yang Kini Pimpin Pegadaian". liputan6.com. Diakses tanggal 2018-08-10. 
  2. ^ Sidik, Syahrizal. "Ini Rekam Jejak Sunarso, Dirut Baru Bank BRI". market. Diakses tanggal 2019-09-02. 
  3. ^ "Inovatif, Pegadaian Raih 5 Kategori BUMN Marketeers Award 2018 - Tribun Jateng". Tribun Jateng. 2018-05-03. Diakses tanggal 2018-08-10. 
  4. ^ "BUMN Award: Dirut Pegadaian Raih 2 Penghargaan | Finansial". Bisnis.com. Diakses tanggal 2019-09-01. 
  5. ^ a b Mediatama, Grahanusa (2018-08-12). "Dirut Pegadaian Sunarso raih The Best CEO Anugerah BUMN Award". kontan.co.id. Diakses tanggal 2019-01-05. 
  6. ^ "Dirut Pegadaian Raih The Most Admirer CEO Award". Republika Online. 2018-12-15. Diakses tanggal 2019-01-05. 
  7. ^ "Sabet 3 DataGovAi Award 2018, Pegadaian Gencar Digitalisasi Bisnis". tirto.id. Diakses tanggal 2019-01-05. 
  8. ^ "Pegadaian Sabet Penghargaan Most Admired Companies 2018". Warta Ekonomi. 2018-05-10. Diakses tanggal 2018-08-10. 
  9. ^ "Semangat Transformasi Pegadaian di Era Disruptif". SWA.co.id (dalam bahasa Inggris). 2018-08-28. Diakses tanggal 2019-09-01. 
  10. ^ "Gaet Millenial, Pegadaian Buka 36 The Gade Coffee and Gold Tahun Ini". kumparan. Diakses tanggal 2019-09-01. 
  11. ^ "Lompatan Pegadaian Lewat Transformasi Digital". Republika Online. 2019-02-25. Diakses tanggal 2019-09-01. 
  12. ^ Mediatama, Grahanusa (2019-03-04). "Bisa tukar sampah menjadi emas, Pegadaian perluas jangkauan programnya". kontan.co.id. Diakses tanggal 2019-09-01. 
  13. ^ Franedya, Roy. "Sepak Terjang Sunarso, yang Kembali Ditunjuk Jadi Wadirut BRI". market. Diakses tanggal 2019-09-01. 
  14. ^ Laucereno, Sylke Febrina. "Detik.com". www.detik.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-08-11.