Buka menu utama

Sunan Sendang Duwur (lahir tahun 1520 – meningggal tahun 1585) adalah seorang tokoh yang turut berperan dalam menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa.

Nama aslinya adalah Raden Noer Rahman. Ia adalah putra Abdul Kohar bin Malik bin Sultan Abu Yazid yang berasal dari Baghdad. Abdul Kohar bermukim dan menikah dengan Dewi Sukarsih putri ulama/pemuka/tokoh/ Katemenggungan Sedayu Raden Joyo Sumitro (?) Desa Sedayulawas Brondong Lamongan (kota lama sebelum pindah ke Sedayu anyar Gresik). Menurut pendapat banyak pihak, baik masyarakat di wilayah Sendang duwur dan Sedayu lawas makam Abdul Kohar di belakang Masjid Agung Desa Sedayu lawas. Makam itu sampai hari ini masih ada dan terawat.

Gelar Sunan Sendang Duwur didapat dari pemberian Sunan Drajad.

Sunan Sendang Duwur dikenal juga karena memindahkan (dalam referensi lain membeli) masjid dalam semalam dari Mantingan ke Bukit Amitunon, Sendang Duwur dan dikenal sebagai Masjid Sendang Duwur.[1]

ReferensiSunting

  1. ^ Majalah Hidayah, Edisi 111, November 2010 hal.64-68