Baning cokelat
Baning cokelat (Manouria emys) adalah sejenis kura-kura darat anggota suku Testudinidae. Kura-kura yang menyebar di Asia Selatan hingga ke Indonesia ini kini dinyatakan berstatus Terancam Kepunahan (EN, Endangered) oleh IUCN.
Kevin Ho
Kura-kura darat yang terbesar di wilayah Asia; Manouria e. emys dapat mencapai panjang karapas 48 cm, sedangkan M. e. phayrei mencapai 60 cm. Beratnya dapat mendekati 40 kg; namun spesimen Indonesia yang terbesar sejauh ini tercatat 50 cm dengan berat antara 15–20 kg.
Wibowo Djatmiko (Wie146)
Perisai punggungnya (karapas) tinggi melengkung. Keping vertebralnya kurang lebih sama lebar dengan keping kostal. Panjang keping-keping vertebral juga kurang lebih sama; keping vertebral pertama mempunyai sisi sejajar, sedangkan keping vertebral kelima melebar ke arah belakang. Keping marginal (pinggir) di bagian depan dan di sekitar kaki belakang mendatar dan agak melengkung ke atas.
Wibowo Djatmiko (Wie146)
Kakinya besar-besar menyerupai kaki gajah, dengan jari-jari yang tidak tampak jelas. Kaki belakang berkuku lima dan kaki depan berkuku empat, berbentuk meruncing; sisik-sisik di kaki menebal serupa kuku serupa perisai.
Wibowo Djatmiko (Wie146)
Kura-kura ini menyukai tempat-tempat yang lembap, acap kali ditemukan berendam di sungai yang dangkal atau mengubur diri di tanah yang lembap. Makanannya terutama dari tumbuh-tumbuhan; namun hewan muda tercatat juga memangsa siput, cacing, dan hewan-hewan kecil lainnya. Jantan dan betina dibedakan dari gerakan leher dan kepalanya, dan dari suaranya yang keras.
Wibowo Djatmiko (Wie146)
Populasinya terancam di berbagai wilayah di area sebarannya, terutama karena ditangkap orang untuk dimakan. Dilaporkan bahwa hewan ini biasanya ditangkap dan disembelih jika ditemukan penduduk lokal; ukurannya yang besar dan gerakannya yang lamban menjadikan baning cokelat mudah diburu.
Wibowo Djatmiko (Wie146)
Meluasnya tempat-tempat yang dimukimi manusia, hingga jauh ke pedalaman dan ke gunung-gunung, bisa jadi turut menekan populasi baning. Kura-kura ini diketahui juga diperniagakan di pasar-pasar di Malaysia dan Thailand, serta menjadi komoditas perdagangan internasional.
Photograph by Mike Peel (www.mikepeel.net).
Karena alasan-alasan itulah maka Uni Konservasi Dunia, IUCN, semenjak tahun 2000 menempatkan baning cokelat ini ke dalam status Terancam Kepunahan (EN, Endangered).
NasserHalaweh