Saku ialah lubang pada pakaian, yang memiliki kantong. Kantong ini disebut saku . Saku diciptakan agar orang bisa meletakkan barang di dalamnya. Wanita tak memerlukan dan meyukai saku; wanita meski membawa tas tangan untuk meletakkan barang, yang akan terlihat cantik. Mode dan hak wanita menjadi lebih kuat dan mode menjadi lebih berani, yang meletakkan saku di celana panjang maupun rok. Saku memiliki gaya dan bentuk yang berbeda, baik dengan ritsleting ataupun kancing tertutup maupun tidak.

Saku tempel dengan topstitching dan bar tacking di bagian belakang celana jeans biru.

Orang zaman dahulu menggunakan kantong kulit atau kain untuk menyimpan barang berharga.[1] Ötzi (juga disebut "Manusia Es"), yang hidup sekitar 3.300 SM, memiliki sabuk dengan kantong yang dijahit di dalamnya yang berisi sejumlah barang berguna: pengikis, bor, serpihan batu, penusuk tulang, dan jamur rabuk kering.[2]

ReferensiSunting

  1. ^ "A History of Handbags". Random History. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2015-04-22. Diakses tanggal April 23, 2016. 
  2. ^ "The Belt and Pouch". South Tyrol Museum of Archaeology. Diarsipkan dari versi asli tanggal March 11, 2009. Diakses tanggal April 23, 2016. 

Bacaan lebih lanjutSunting

Pranala luarSunting