Rizal Bawazier

Rizal Bawazier (lahir 7 September 1971; umur 49 tahun) adalah seorang pengusaha asal Indonesia. Rizal adalah pemilik dari RB Group – Jakarta, Indonesia, Lahir dari pasangan Abdullah Bawazier dan Petum Bawazier. Ayahnya, Abdullah, lahir di Desa Lengkong Kyai, Kabupaten Tangerang sampai dewasa sebelum pindah berdagang barang diamparan jalan di Pasar Senen, sebelum menjadi pengusaha furniture. Neneknya Siti Aminah adalah wanita asal Desa Lengkong Kyai. Kakeknya Muhammad Bawazier pria asal Yaman yang merantau ke Desa Lengkong Kyai dan menikah dengan Siti Aminah.  

Rizal Bawazier
Foto-Rizal - terbaru.jpg
Informasi pribadi
LahirRizal Bawazier
7 September 1971 (umur 49)
Bendera Indonesia Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia
KebangsaanIndonesia
PasanganChica Saviga Yazid
AnakSechan Bawazier
Saskia Gamara Bawazier
Orang tuaAbdullah Bawazier (ayah) dan Petum Bawazier (ibu)
Alma materUniversitas Indonesia
PekerjaanWiraswasta (CEO RB Group)

Perjalanan hidupSunting

Rizal Bawazier lahir di Jakarta, putra seorang pengusaha furniture, Abdullah. awalnya Rizal berkeinginan menjadi seorang arsitek dan tak pernah sedikitpun terlintas dalam dirinya menjadi pengusaha. Sejak SMP dan SMA, ia lebih suka dengan pendidikan yang bersifat teknik, fisika dan matematika dan mempunyai keinginan yang kuat untuk menjadi arsitek.

Selepas SMA, Rizal diterima di Fakultas Teknik Sipil Universitas Sriwijaya, Palembang, tetapi sepertinya perjalanan hidupnya berubah tidak jadi menempuh pendidikan di Universitas Sriwijaya karena orang tuanya lebih senang ia kuliah di Jakarta. Akhirnya ia memilih untuk kuliah dengan jalur tes di Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Diploma III- Universitas Indonesia, dimana sewaktu membeli formulirnya pinjam dari temannya karena orang tuanya tidak setuju dengan jurusan yang dipilih, administrasi perpajakan, yang pada saat itu dipilih karena sedikit peminatnya diloket pengambilan formulir pendaftaran yang kemungkinan besar pasti lulus.

Ia sempat mengikuti pendaftaran di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) supaya orangtuanya senang karena sekolah di STAN adalah sekolah bergengsi dan favorit pada saat itu 1990 yang banyak orang ingin masuk kuliah di STAN, tetapi alhasil tidak lulus dalam pengikuti tes di STAN.[1]

Ia sempat prustasi, kuliah ditempat yang tidak disenangi orang tua dan ia pun sebenarnya tidak senang dengan ilmu perpajakan. Tahun pertama kuliah tidak ada semangat, kemudian tahun berikutnya ia mengikuti ujian negara lagi untuk mengambil Teknik Sipil Universitas Indonesia, tetapi malah dapat Jurusan Bahasa Jerman sebagai pilihan keduanya. Sempat dalam setengah tahun kuliah di 2 (dua) tempat, Fakultas FISIP dan Bahasa Jerman di Fakultas Sastra, akhirnya ia lepas kuliah yang di Fakultas Sastra.[2]

Setelah lulus kuliah, ia bekerja di kantor konsultan internasional, Ernst & Young dan PricewaterhouseCoopers (dari 1993 sampai 2002), setelah itu ia sempat ingin membuat usaha dengan saudaranya tetapi malah tertipu dan hampir tidak memiliki harta sama sekali selama 1 tahun lebih. Beruntung karena teman dekatnya yang sangat berjasa, Ricky R Hasibuan dan Viktor Silaban, yang pernah bekerja juga di PricewaterhouseCoopers, membantunya untuk mendirikan usaha konsultan bisnis dan perpajakan 2003.

Dunia BisnisSunting

Rizal mulai mendirikan usaha RB Group pada Juli 2013,[3] dimana saat ini dengan brand perusahaan yang dibangun dan dirintisnya bernama RB Group tersebut merambah ke bisnis lainnya selain konsultan bisnis dan perpajakan dengan mendirikan beberapa perusahaan seperti bidang IT support, tour travel, keamanan (security), event organizer, property, marketplace dan penyedia barang barang e-katalog.

Jatuh bangun adalah hal yang biasa dan diperlukan jiwa besar serta konsistensi juga perhitungan yang matang untuk membangun bisnis. Membangun itu bukanlah hal yang mudah namun mempertahankan apa yang sudah dibangun memiliki ekstra kerja keras apalagi untuk mengembangkannya kearah yang lebih maju dan besar. Meski perkembangannya sudah semakin mapan seorang yang patut untuk diteladani adalah jiwanya yang suka menolong dan rendah hati dan dekat pada semua karyawan dan kilennya sehingga mereka sangat nyaman bekerja bersamanya. Rizal juga aktif menjadi narasumber seminar Pajak[4][5] dan pemerhati sosial[6][7][8].

OrganisasiSunting

RB Group – Jakarta, Indonesia:[9]

  • PT. RB Prima Konsultan (konsultan bisnis dan perpajakan)[10]
  • PT. RB Sistem Komputerindo (IT support)
  • Wifa Travel (tour travel)
  • PT. Prima Tiga Satu (marketplace dan penyedia barang e-katalog)
  • PT. Prima Tangguh Solusi (keamanan (security))
  • PT. AMSI Prima Sinergi (event organization and exhibition services)
  • PT. Propertindo & Investama (property)
  • PT. RBA Media Prima (press release)

ReferensiSunting

  1. ^ Medita, Aendra (2019). "Rizal Bawazier: Piawai Bantu Orang Bijak, Makin Taat Pajak". Figur. EDISI - III NOV-DES 2019: 29–31. 
  2. ^ Redaksi. "Profil Rizal Bawazier di csr-indonesia.com". 'CSR-indonesia.com'. 
  3. ^ Wicaksono, Wahyu Ari (2019-12-13). "Rizal Bawazier, Piawai Mengajak Orang Rela Membayar Pajak". Kabar Indonesia. 
  4. ^ Redaksi (2019-11-28). "Industri Manufaktur Banten Siap Manfaatkan Insentif Fiskal Super Tax Deduction". Jakarta Satu. Diakses tanggal 2019-12-12. 
  5. ^ Redaksi (2020-01-24). "Laiknya Kuda Hitam, Kesiapan RB Goyang Calon Unggulan Pilkada Tangsel 2020". Kompasiana. Diakses tanggal 2020-09-12. 
  6. ^ Redaksi (2019-12-12). "Rizal Bawazier: Pemimpin Harus Punya Solusi Kompleksitas Masalah". Jakarta Satu. Diakses tanggal 2019-12-16. 
  7. ^ Redaksi (2019-11-25). "Solusi untuk Jakartaku Tercinta". Jakarta Satu. Diakses tanggal 2019-12-16. 
  8. ^ Redaksi (2019-11-26). "Solusi untuk Jakartaku Tercinta (Lanjutan….)- Kemacetan". Jakarta Satu. Diakses tanggal 2019-12-16. 
  9. ^ "Website RB Group". RBGroup Company. Diakses tanggal 2019-12-12. 
  10. ^ "Pentingnya Kesadaran Pajak Perusahaan, Berkontribusi untuk Negeri Serta Bebas Sanksi/". Tribun News. Diakses tanggal 2020-09-15. 

Pranala luarSunting