Revanchisme (dari kata dalam bahasa Prancis, bahasa Prancis: revanche, yang berarti "balas dendam") adalah istilah yang digunakan semenjak tahun 1870-an untuk mendeskripsikan manifestasi politik dari kehendak untuk mengembalikan wilayah yang direbut oleh negara lain, yang sering kali memicu perang atau pergerakan sosial. Kekuatan pergerakan revanchisme berasal dari pemikiran patriotis dan retribusionis, dan sering kali juga didorong oleh faktor ekonomi dan geo-politik.

Lukisan dari tahun 1887 yang menggambarkan seorang anak yang diajarkan mengenai provinsi Alsace-Lorraine yang "lepas" setelah Perang Prancis-Prusia.

Salah satu contoh revanchisme adalah permusuhan Prancis-Jerman pada akhir abad ke-19 dan awal pertengahan abad ke-20.

Bacaan lanjutSunting

  • W. Schivelbusch, The Culture of Defeat (Henry Holt and Co. 2001)