Buka menu utama

Pulau Sado (佐渡島, Sado Shima) adalah sebuah pulau yang terletak di bagian barat prefektur Niigata. Secara administratif, seluruh wilayah pulau ini berada di bawah pemerintahan kota Sado, dan termasuk dalam Taman Nasional Sado Yahiko Yoneyama. Jumlah penduduknya 58,047 jiwa (per 1 Desember 2014).

GeografisSunting

 
Topografi Pulau Sado.

Luas wilayah pulau Sado adalah 854.76 km2, sehingga menjadikannya sebagai pulau terluas nomor 2 diluar 4 pulau utama kepulauan Jepang. Dengan wilayah seluas ini, pulau Sado setara dengan 48% luas wilayah kota Tokyo, atau setara dengan 45% luas wilayah prefektur Osaka.

Jarak pulau Sado dengan daratan utama prefektur Niigata adalah 262.7 km. Jarak ini hampir sebanding dengan panjang rel kereta cepat Shinkansen dari stasiun Omiya hingga stasiun Niigata yang membentang sejauh 269.5 km. Titik tertinggi pulau ini adalah gunung Kinpoku (1.172 mdpl). Di sebelah barat gunung ini terdapat gunung Myoken (1.042 mdpl), yang di puncaknya terdapat Radar Peringatan Dini milik Pasukan Bela Diri Jepang yang bertugas mengawasi ruang udara Laut Jepang.

Pulau Sado memiliki bentuk yang unik, mirip seperti huruf 'E' katakana dan huruf 'S' alfabet. Sedangkan topografinya dapat dibedakan menjadi 3, yaitu dataran tinggi Osado di sebelah utara, dataran tinggi Kosado di sebelah selatan, dan diantara kedua dataran tinggi tersebut terdapat dataran rendah Kuninaka, yaitu kawasan lumpung padi yang luas. Gunung Kinpoku terletak di dataran tinggi Osado, sementara di dataran tinggi Kosado terdapat gunung Ochi (645 mdpl).

Sisi utara dataran tinggi Osado terdapat gunung yang sangat dekat dengan bibir pantai, sehingga lokasi ini sangat indah dimana tebing yang curam bertemu dengan berbagai jenis terumbu karang yang membentang sepanjang 50 km. Di sekitar tempat ini juga ada teluk Senkaku yang terkenal. Selain itu, dataran tinggi Kosado lebih landai dibandingkan dengan dataran tinggi Osado, sehingga disana banyak ditemukan kebun jeruk, kebun teh, dan berbagai hasil bumi lainnya.

Dataran rendah Kuninaka memiliki wilayah yang terbilang luas untuk ukuran pulau kecil, seperti pulau Sado ini. Dan karena dataran rendah ini cukup lembab karena dialiri beberapa sungai (seperti sungai Kokufu) yang bermuara di teluk Mano, sehingga penduduk setempat memanfaatkan dataran rendah ini untuk bercocok tanam. Sebelah barat dataran rendah ini terdapat teluk Mano, sementara di sebelah timurnya terdapat teluk Ryotsu dan danau Kamo, yang merupakan danau air payau terluas di pulau Sado. Penduduk pulau Sado banyak yang membudidayakan kerang di teluk Mano dan danau Kamo.

IklimSunting

Iklim di pulau Sado secara garis besar dibedakan menjadi 3 tipe. Iklim di wilayah utara, yaitu dataran tinggi Osado dipengaruhi angin muson dari Laut Jepang, sehingga pada musim dingin terjadi hujan salju. Sementara iklim di dataran tinggi Kosado relatif lebih hangat, sehingga jarang sekali terjadi hujan salju. Dan di bagian tengah pulau ini, yaitu dataran rendah Kuninaka iklimnya relatif sama sepanjang tahun. Namun, musim dingin di pulau Sado relatif lebih hangat dengan suhu 1 - 2 derajat celcius lebih tinggi jika dibandingkan dengan musim dingin di daratan utama prefektur Niigata. Hal ini disebabkan karena pengaruh arus Tsushima yang hangat di tengah laut, sehingga potensi pulau Sado terjadi hujan salju pada musim dingin cukup rendah. Lalu, pada saat musim panas iklim di pulau Sado dipengaruhi angin laut, sehingga perbedaan suhu antara siang hari dan malam hari tidak terlalu jauh. Sehingga pada saat musim panas, pulau Sado relatif lebih sejuk dengan suhu 1 - 2 derajat celcius lebih rendah dibandingkan dengan daratan utama prefektur Niigata.

Kemudian, karena pulau Sado terletak di pertemuan antara arus hangat dan arus dingin, membuat vegetasi alam di pulau ini sangat kaya dan beragam. Tumbuhan unik yang hanya hidup di Hokkaido dan Okinawa ternyata bisa dijumpai juga di pulau Sado, sehingga pulau ini adalah rumah bagi tumbuhan langka.