Buka menu utama
Profesor Milan Popovic, salah satu tokoh psikiater dari Serbia

Psikiater adalah profesi dokter spesialistik yang memiliki spesialisasi dalam diagnosis dan penanganan gangguan emosional.[1] Psikiater tidak hanya menangani masalah gangguan jiwa berat, tetapi juga ringan.[2] D Penanganan psikiatri di seluruh dunia, ungkap Dadang, dilakukan dengan empat cara yang disingkat BPSS, yaitu Biologic (obat-obatan), Psychologic (konsultasi), social (penanganan sosial), dan spiritual (agama).[2] Gelar yang didapatkan untuk bisa membuka praktik psikiater adalah SpKJ.[3]

Perbedaan psikolog dengan psikiaterSunting

Dalam hal penanganan masalah, psikiater boleh memberikan terapi obat-obatan (farmakoterapi), sedangkan psikolog tidak diperbolehkan. Psikolog hanya sebatas memberikan konsultasi (kalaupun didiagnosa mengidap gangguan jiwa seperti skizofrenia yang misal memerlukan obat, maka dirujuk ke psikiater medis yang ahli dalam bidangnya).[2]Obat-obatan ini dibutuhkan misalnya kepada anak-anak yang menderita kecanduan atau gangguan psikosomatis.[2]

ReferensiSunting

  1. ^ Nevid, Jeffrey dkk, Psikologi Abnormal, Jakarta: Erlangga, 2005, Hal. 3.
  2. ^ a b c d "Perbedaan Psikolog dengan Psikiater". Diakses tanggal 2011-07-15. 
  3. ^ "Kapan Butuh Psikiater?". Diakses tanggal 2011-07-15.