Buka menu utama

Prema Sai Baba (Karnataka, India selatan, 2030-2116 Masehi) merupakan salah satu dari Trinitas Avatar Sai. Prema Sai Baba akan menjadi yang ketiga dan terakhir dari inkarnasi Avatar Sai, yaitu Sai Baba dari Shirdi, Sathya Sai Baba dan Prema Sai Baba.[1]

Daftar isi

Deklarasi KedatanganSunting

Sathya Sai Baba telah menyatakan bahwa Prema Sai Baba akan menjelma di bumi pada tahun 2030, delapan tahun setelah ia sendiri Mahasamadhi/ meninggalkan tubuh fisik-Nya di usia 96 pada tahun 2022.[1] Prema Sai akan lahir di Karnataka, di sebuah tempat antara Bangalore dan kota Mysore, India.[1][2] Untuk mengisi jabatan kepala Organisasi Sathya Sai selama masa ketidakhadiran Sathya Sai Baba secara fisik di dunia dalam rentang 8 tahun (2022-2030 ), Swami Nalin yang mana merupakan reinkarnasi dari Swami Vivekananda akan menjabat sebagai kepala Organisasi Sathya Sai.[3]

Kisah tentang rencana kemunculan Prema Sai Baba dimulai pada tahun 1963. Selama wacana Guru Poornima, Sathya Sai Baba menjelaskan: "Shiva mengatakan mereka (Shiva dan Shakti) akan mengambil bentuk manusia dan dilahirkan di garis keturunan Rsi Bharadwaja, sebanyak tiga kali; pertama Shiva sendiri sebagai Sai Baba dari Shirdi, kedua Shiva dan Shakthi bersama-sama muncul di Puttaparthi sebagai Sathya Sai Baba, dan yang ketiga, Shakthi sendiri sebagai akan muncul sebagai Prema Sai Baba.” [4] Ini adalah pertama kalinya rencana kemunculan Prema Sai disebutkan ke publik.

Lebih lanjut untuk menghilangkan keraguan, Sathya Sai Baba menjelaskan: "mereka (tiga Avatar Sai ) tidak terpisah. Aku telah menyebutkan kesatuan lengkap dari ketiganya berkaitan dengan tujuan akhir dari misi. Aku akan memberikan Anda sebuah contoh. Ambil satu kilo gur (zat manis). Seluruh rasanya manis. Selanjutnya potong menjadi bagian-bagian kecil. Masing-masing dari mereka rasanya manis. Akhirnya hancurkan mereka menjadi butiran-butiran kecil. Anda menemukan rasa manis yang sama di dalamnya. Jadi perbedaannya adalah pada kuantitas dan bukan kualitas. Hal Ini juga sama dengan Avatar, mereka memiliki tugas-tugas dan kekuatan yang berbeda-beda menurut waktu, situasi dan lingkungan. Tapi mereka bergantung pada, dan berasal dari yang satu dan Dharma Swarupa atau tubuh Illahi yang sama. "[5]

Pada 6 Maret 2008, (selama perayaan Shivaratri) Sathya Sai Baba memberikan penjelasan lebih lanjut tentang sifat trinitas inkarnasi Sai. "Avatar datang sebagai suatu Trinitas. Yang pertama adalah Sai Baba dari Shirdi, yang kedua adalah Parthi Sai (Sri Sathya Sai Baba), dan yang ketiga adalah Prema Sai. Kesatuan yang lengkap di antara semuanya akan berpuncak pada kedatangan Prema Sai." [6]

Pada awal 1990-an, saat berbicara dengan para mahasiswa, Sathya Sai Baba mengatakan kepada mereka bahwa; "ayah-Nya pada inkarnasi berikutnya sebagai Prema Sai, telah lahir di India selatan negara bagian Karnataka. Dia juga mengatakan bahwa tubuh Sai Prema dalam proses pembentukan. " [3][7]

Ia juga mengatakan bahwa Prof. Narayana Kasturi akan menjadi ibu dari Prema Sai,[8] yang sekarang sudah dilahirkan kembali.[3] Inkarnasi masa depan Sathya Sai Baba juga akan berperan menjadi seorang suami dan seorang ayah. Dikatakan, pada waktu tertentu, Prema Sai akan menikah, dan menjadi ayah dari satu anak.[3].

Misi Prema SaiSunting

Dalam wawancara dengan editor senior Sri R.K. Karanjia dari Blitz News Magazine pada September 1976, Sathya Sai Baba menjelaskan mengenai misi;

Prema Sai Baba dikatakan datang untuk menyelesaikan misi dari Avatara Sai untuk mengakhiri zaman kegelapan dan untuk menuntun umat manusia memasuki zaman keemasan.[9] Sekitar tahun 2116, inkarnasi ini akan menyelesaikan misinya sebagai Prema Sai Baba (pada umur 86) dan akan masuk ke dalam mahasamadhi.[3]

Foto Prema SaiSunting

Suatu hari, Sathya Sai Baba memberikan bhakta-Nya, John Hislop, sebuah cincin, batunya menggambarkan wajah dari Prema Sai, yang ditakdirkan untuk muncul di bumi beberapa tahun setelah Sathya Sai Baba meninggalkan tubuh-Nya . Bentuknya berupa batu kecoklatan, sangat mengkilap,dipahat, menggambarkan karakter wajah Prema Sai dengan hidung yang mancung, dengan rambut sebahu, kumis dan jenggot. Wajah-Nya tampak tenang, damai dan mulia.

Baba berkata, "Dia (Sai Prema) sekarang dalam proses kelahiran, jadi Aku tidak bisa menunjukkan lebih banyak tentang diri-Nya. Ini adalah pertama kali Ia diperlihatkan kepada dunia." [10] Hislop melanjutkan dengan menjelaskan bahwa cincinnya perlahan terus menunjukkan lebih banyak tentang figur wajah Prema Sai. "Suatu hari, pada 1980, pada pertemuan para bhakta, aku menunjukkan cincinnya, dan aku melihat dengan hati-hati. Sangat mengejutkanku, "bentuknya berbeda! Ia berubah!" [1][10]

Pada kesempatan yang berbeda dikatakan Sathya Sai Baba telah menciptakan foto-foto Prema Sai Baba yang lainnya.[3][11]

Daftar IstilahSunting

Avatar/ Awatara
sebutan untuk Keilahian yang muncul di dunia untuk menuntun umat manusia pada kebenaran, dalam sejarah agama-agama dunia biasa disebut sebagai Nabi, Rasul, Santo, ataupun seorang Budha. Namun, jika Tuhan sendiri yang muncul kedunia secara fisik, Ia disebut sebagai Purna Avatar.
Bhakta
orang yang mengikuti jalan bhakti (devotion), penyembah Tuhan.
Dharma Swarupa
Perwujudan kebenaran
Mahasamadhi
merupakan istilah yang digunakan apabila seorang Avatar “meninggalkan” dunia dan tubuh-Nya. Saat dimana Avatar kembali dalam wujud Nirguna Brahman (Tuhan yang tak berwujud dan tak bersifat)
Purna Avatar
lihat istilah Avatar
Trinitas Avatar Sai
merupakan tiga kesatuan inkarnasi Avatar Sai yang bertugas menuntun umat manusia menuju kebenaran, mengakhiri zaman kegelapan menuju zaman keemasan (Golden Age). Masing-masing dari mereka membawa pesan kerja, ibadah, dan kebijaksanaan (work, worship and wisdom). Mereka adalah:
  • Sai Baba dari Shirdi (September 28, 1835 - 15 Oktober 1918). Ia tinggal di masjid Dwarakamayi di desa Shirdi.Para pengikut-Nya terdiri dari umat Hindu dan Muslim. Kepada para bhakta-Nya, Ia berpesan akan lahir kembali di Puttaparthi delapan tahun setelah Ia Mahasamadhi .
  • Prema Sai Baba (Karnataka, India selatan, 2030-2116 Masehi)

Buku-buku Karya Sathya Sai BabaSunting

Situs Resmi Organisasi SaiSunting

Catatan kakiSunting