Pompey adalah anjing peliharaan Willem van Oranje. Menurut legenda, pada saat sedang berperang melawan Spanyol, Pompey berhasil menggagalkan upaya pembunuhan Willem. Pada suatu malam di Hermigny, Prancis, para pembunuh mendekati tenda Willem saat ia sedang tertidur. Pompey mendengar suara mereka dan mulai menggonggong, mencakar dan bahkan melompat ke wajahnya untuk memperingati tuannya.[1][2]

Di monumen Willem van Oranje di Gereja Santa Ursula, Delft, terdapat Pompey di kaki tuannya.[3]

Ras anjingSunting

Terdapat beberapa pendapat mengenai jenis anjing yang dimiliki oleh Willem. Beberapa meyakini bahwa anjing ini merupakan kerabat anjing pug, sementara yang lain berpendapat bahwa anjing ini merupakan anjing Kooikerhondje.[4] [5][6] [7] Anjing yang ada di monumen di Delft tidak memiliki wajah yang datar.[8]

ReferensiSunting

  1. ^ Maggitti, Phil. Pugs. Barron's Educational Series. hlm. 6. ISBN 978-0-7641-1045-0. 
  2. ^ Maggitti. "Pugs". Dog & Kennel Magazine. Diarsipkan dari versi asli tanggal July 24, 2009. Diakses tanggal 2009-12-28. 
  3. ^ Baynes, Ernest Harold (1919). The Book of Dogs: An Intimate Study of Mankind's Best Friend (edisi ke-2009 Reprint). Cornell University Library. ISBN 978-1-112-50887-5. Diakses tanggal 2009-12-28. 
  4. ^ "cavalier king charles spaniel | American Dog Blog". Americandogblog.wordpress.com. Diakses tanggal 2013-08-16. 
  5. ^ Swainston-Goodger, Wilhelmina (2013-04-16). The Pug-Dog - Its History and Origin (dalam bahasa Inggris). Read Books Ltd. ISBN 9781447488170. 
  6. ^ Our Dogs, Our Selves: Dogs in Medieval and Early Modern Art, Literature, and Society (dalam bahasa Inggris). BRILL. 2016-09-13. ISBN 9789004328617. 
  7. ^ Maggitti, Phil (2000-01-01). Pugs: Everything about Purchase, Care, Nutrition, Behavior, and Training (dalam bahasa Inggris). Barron's Educational Series. ISBN 9780764110450. 
  8. ^ "Prince William of Orange lies here. | Flickr – Condivisione di foto!". Flickr.com. 2009-10-12. Diakses tanggal 2013-08-16.