Perang Saudara Inka

Perang Saudara Inka, juga dikenal dengan sebutan Perang Dinasti Inka, Perang Penerus Inka, atau Perang Dua Saudara, adalah perang yang berlangsung antara dua anak laki-laki Huayna Capac yang bernama Huáscar dan Atahualpa. Mereka saling memperebutkan tahta Kerajaan Inka.[1][2] Perang ini dipicu oleh kematian mendadak Huayna Capac dan anak laki-laki sulungnya yang menjadi penerus, Ninan Cuyochi, pada tahun 1527 (kemungkinan besar disebabkan oleh penyakit variola yang dibawah oleh bangsa Eropa ke Amerika), walaupun perang ini baru dimulai pada tahun 1529. Huáscar merasa bahwa ia adalah penerus sah Kerajaan Inka, sementara Atahualpa didukung oleh pasukan utama Inka yang baru saja menaklukkan wilayah Ekuador di utara. Pada akhirnya, Atahualpa terbukti lebih unggul dalam peperangan dan berhasil memenangkan perang pada tahun 1532. Namun, masa kekuasaan Atahualpa sebagai kaisar hanya berlangsung singkat karena pada akhirnya ia ditangkap oleh 180 conquistador Spanyol dalam Pertempuran Cajamarca pada tahun 1532. Perang ini juga melemahkan Kerajaan Inka, sehingga mempermudah proses penaklukan oleh Spanyol.

Perang Saudara Inka
Emperor Atahualpa, the victorious brother, had a short reign as emperor.
Kaisar Atahualpa berhasil memenangkan perang ini, walaupun masa kekuasaannya tidak bertahan lama
Tanggal1529 – April 1532
LokasiPeru dan Ekuador
Hasil Kemenangan Atahualpa, penyatuan kembali Kerajaan Inka
Kerajaan Inka melemah, sehingga akhirnya ditaklukan Spanyol
Pihak terlibat
Huáscar dan sekutunya seperti Tumebamba Atahualpa dan sekutunya
Tokoh dan pemimpin
Huáscar (POW)
Atoc 
Hango 
Topa Atao (POW)
Ullco Colla 
Tito Atauchi
Uampa Yupanqui
Guanca Auqui
Agua Panti
Paca Yupanqui
Atahualpa
Chalcuchimac
Quizquiz
Rumiñawi
Ukumari
Tomay Rima  
Kekuatan
~400.000;
100.000 Cañari
Pada awalnya sekitar 50.000–100.000
Pada puncaknya sekitar 250.000
Korban
Paling tidak 100.000 tewas
Tumebamba hancur
Tidak diketahui

Catatan kakiSunting

  1. ^ Prescott, W.H., 2011, The History of the Conquest of Peru, Digireads.com Publishing, ISBN 9781420941142
  2. ^ Hemming, The Conquest, hlm. 29.

Daftar pustakaSunting

  • Bauer, Ralph. An Inca Account of the Conquest of Peru. Boulder: University Press of Colorado, 2005.
  • Cieza de Leon, Pedro. The Discovery and Conquest of Peru (London: Duke University Press); 1998.
  • Cobo, Bernabe. History of the Inca Empire. Trans. Roland Hamilton. Austin, TX: University of Texas Press, 1979, 164-166.
  • D'Altroy, Terence. The Incas Malden, MA: Blackwell, 2002.
  • Davies, Nigel. The Incas Niwot, CO: University Press of Colorado, 1995.
  • de la Vega, Garcilaso. Royal Commentaries of the Incas. Austin: University of Texas Press, 1966.
  • Hemming, John. The Conquest of the Inca. New York, NY: Harcourt, Inc., 1970, 28-29.
  • Hyams, Edward, George Ordish.The Last of the Incas: The Rise and Fall of an American Empire. New York: Simon and Schuster, 1963.
  • Lovell, W. George. "Heavy Shadows and Black Night: Disease and Depopulation in Colonial Spanish America." Annals of the Association of America Geographers 82, no. 3 (September, 1992): 426-443.
  • MacQuarrie, Kim. The Last Days of the Inca. New York, NY: Simon & Schuster, 2007, 50.
  • Means, Philip A. Fall of the Inca Empire. New York: Charles Scribner's Sons. 1932.
  • Powers, Karen V. "Andeans and Spaniards in the Contact Zone: A Gendered Collision". American Indian Quarterly 24, no. 4 (Autumn, 2000): 511-536.
  • Prescott, William H. History of the Conquest of Peru. Ed. John F. Kirk. Vol. 1. Philadelphia, PN: J. B. Lippincott & Co., 1874, 336.
  • Smith, C. T., G. H. S. Bushnell, Henry F. Dobyns, Thomas McCorkle, John V. Murra. "Depopulation of the Central Andes in the 16th Century". Current Anthropology 11, no. 4/5 (October–December, 1970): 453-464.
  • The Hispanic American Historical Review, Vol. 25, No. 4 (Nov., 1945). pp. 414–415.
  • Von Hagen, Wolfgang, The Incas of Pedro de Cieza de León. Trans. Harriey de Onis. Norman, Oklahoma: University of Oklahoma Press, 1959, 52, 80, 81, 251.