Udang windu

(Dialihkan dari Penaeus monodon)
Penaeus monodon
CSIRO ScienceImage 2992 The Giant Tiger Prawn.jpg
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Subfilum:
Kelas:
Ordo:
Subordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
P. monodon
Nama binomial
Penaeus monodon
Fabricius, 1798
Udang windu

'Penaeus monodon atau giant tiger prawn,[1][2]Asian tiger shrimp,[3][4] black tiger shrimp,[5][6] adalah sebuah crustaces yang dibudidayakan secara luas untuk dikunsumsi.


Di Indonesia, udang ini disebut udang pancet atau udang windu. Udang windu saat ini tidak berkembang lagi karena terserang berbagai macam penyakit udang diantaranya yang ganas adalah white spot atau virus bintik putih . Petambak udang di Indonesia saat ini banyak memelihara udang putih atau Litopenaeus vannamei.

Nama lain meliputi (udang harimau raksasa, semacam udang harimau hitam, semacam udang pemimpin, sugpo dan semacam udang rumput) adalah suatu binatang laut, binatang berkulit keras yang secara luas dibesarkan untuk makanan. distribusi yang alami di Pasifik barat Indonesia, berkisar antara pantai Afrika, dari Semenanjung Arab sampai Asia Tenggara, dan Laut Jepang. Mereka dapat juga ditemukan di Australia, dari Austria timur, dan sejumlah kecil mempunyai koloni di Laut Tengah melalui Terusan Suez. penyeberangan populasi lebih lanjut di Hawaii dan Lautan Atlantik termasuk Amerika Serikat ( Florida, Georgia dan South Carolina).

RujukanSunting

  1. ^ Penaeus monodon
  2. ^ "Giant Tiger Prawn". Sea Grant Extension Project. Louisiana State University. Diakses tanggal 2013-09-24. 
  3. ^ "Penaeus monodon". Nonindigenous Aquatic Species. United States Geological Survey. 2013-06-14. Diakses tanggal 2013-09-24. 
  4. ^ Tresaugue, Matthew (2011-12-24). "Giant shrimp raises big concern as it invades the Gulf". Houston Chronicle. Diakses tanggal 2013-09-24. 
  5. ^ Maheswarudu, G. (2016). "Experimental culture of black tiger shrimp Penaeus monodon Fabricius, 1798 in open sea floating cage". Indian Journal of Fisheries. 63 (2). doi:10.21077/ijf.2016.63.2.46459-06 . 
  6. ^ "Exporting frozen cultured black tiger shrimp to Europe". Center for the Promotion of Imports. Diakses tanggal July 30, 2020.