Pemilihan umum Presiden Venezuela 2013

Pemilihan umum Presiden Venezuela 2013 diadakan pada tanggal 14 April 2013 setelah kematian Presiden Hugo Chávez pada tanggal 5 Maret 2013.[1] Nicolás Maduro (yang sebelumnya menjadi pelaksana tugas presiden setelah kematian Chávez) menang tipis dalam pemilu ini. Lawannya adalah gubernur negara bagian Miranda Henrique Capriles Radonski. Pemilu ini merupakan pemilu presiden paling sengit semenjak pemilu tahun 1968.

Pemilihan umum Presiden Venezuela 2013
Bendera Venezuela
2012 ←
14 April 2013 (2013-04-14) → 2018

Kehadiran pemilih 79.68%
  Nicolás Maduro crop 2015.jpeg Henrique Capriles Radonski from Margarita island.jpg
Calon Nicolás Maduro Henrique Capriles Radonski
Partai Partai Sosialis Bersatu Venezuela Primero Justicia
Aliansi Gran Polo Patriótico Mesa de la Unidad Democrática
Negara bagian Distrik Ibukota Venezuela Miranda
Negara bagian 15 + Distrik Ibukota Venezuela 8
Suara rakyat 7.587.579 7.363.980
Persentase 50,6% 49,1%

Results by state.

Peta hasil pemilu.Merah dimenangkan oleh Maduro,

biru oleh Capriles.


Presiden petahana

Nicolás Maduro
Partai Sosialis Bersatu Venezuela

Presiden terpilih

Nicolás Maduro
Partai Sosialis Bersatu Venezuela

Capriles menolak menerima hasil pemilu ini dan mengklaim telah terjadi kecurangan, meskipun dewan pemilu telah mengaudit 54% suara yang dipilih secara acak dan membandingkan catatan elektronik dengan hasil penghitungan surat suara.[2] Capriles pada awalnya meminta audit 46% suara lainnya dan mengklaim bahwa audit ini akan menunjukkan bahwa ia telah memenangkan pemilu ini. Dewan pemilu menerima permintaan ini dan berencana melakukannya pada bulan Mei.[2][3] Belakangan Capriles mengubah pendiriannya dan meminta audit seluruh registri pemilu (dengan validasi semua sidik jari dan tanda tangan dalam catatan). Setelah badan pemilu menyatakan bahwa permintaan ini tidak mungkin dilakukan karena akan memakan waktu selama bertahun-tahun, Capriles menuduh bahwa proses audit ini merupakan sebuah "lelucon".[3] Pada 12 Juni 2013, hasil audit diumumkan dan tidak ditemukan perbedaan dengan hasil sebelumnya.[4]

Maduro disumpah sebagai presiden baru pada tanggal 19 April[5] dan Mahkamah Agung Venezuela menolak banding Capriles pada tanggal 7 Agustus 2013.[6]

Catatan kakiSunting

  1. ^ Venezuela announces post-Chavez election date BBC, 9 Maret 2013
  2. ^ a b "Venezuela election vote to be audited". BBC. 19 April 2013. Diakses tanggal 19 April 2013. 
  3. ^ a b "Venezuela to audit votes without opposition conditions". BBC. 28 April 2013. Diakses tanggal 29 April 2013. 
  4. ^ "Venezuela audit confirms Nicolas Maduro electoral victory". BBC News. 12 June 2013. Diakses tanggal 18 June 2013. 
  5. ^ "Nicolas Maduro sworn in as new Venezuelan president". BBC News. 19 April 2013. Diakses tanggal 18 June 2013. 
  6. ^ "Venezuela top court rejects Capriles' election appeal". BBC News. 7 August 2013. Diakses tanggal 7 August 2013.