Buka menu utama

Pemilihan provinsial diadakan di India Britania pada musim dingin 1936-37 sesuai dengan yang dimandatkan oleh Undang-Undang Pemerintah India 1935. Pemilihan tersebut diadakan di sebelas provinsi - Madras, Provinsi-provinsi Tengah, Bihar, Orissa, Provinsi-provinsi Bersatu, Kepresidenan Bombay, Assam, NWFP, Bengal, Punjab dan Sindh.

Pemilihan provinsial India 1937
Bendera Kemaharajaan Britania
1934 ←
1937 → 1946

Kursi provinsial 1585 diperebutkan
  Partai pertama Partai kedua
  Jawaharlal Nehru.jpg Jinnah1945a.jpg
Ketua Jawaharlal Nehru
Presiden partai
Muhammad Ali Jinnah
Partai INC Liga Muslim Seluruh India
Kursi yang dimenangkan 707 106

Hasil akhir pemilihan dideklrasikan pada Februari 1937. Kongres Nasional India menang mutlak di delapan provinsi dan hanya kalah di tiga provinsi yakni Bengal, Punjab, dan Sindh. Liga Muslim Seluruh India gagal membentuk pemerintahan di provinsi manapun.

Kementerian Kongres mundur pada Oktober dan November 1939, dalam protes menentang tindakan Viceroy Lord Linlithgow dalam mendeklarasikan keterpihakan India dalam Perang Dunia Kedua tanpa meminta ijin rakyat India.

Pengunduran diri kementerian KongresSunting

Viceroy Linlithgow mendeklarasikan India berperang dengan Jerman pada 3 September 1939.[1] Kongres sangat menentang deklarasi perang tersebut tanpa meminta ijin terlebih dahulu dengan bangsa India. Komite Kerja Kongres menyatakan bahwa bahwa mereka akan bekerja sama jika pemerintahan nasional India pusat dibentuk, dan komitmen dibuat untuk kemerdekaan India setelah perang.[2] Liga Muslim menyatakan dukungannya kepada Inggris,[3] dengan Jinnah menyerukan agar kaum Muslim membantu Raj dengan "kerjasama terhormat" dalam "keadaan kritis dan sulit" sesambil membujuk Viceroy untuk meningkatkan perlindungan bagi kaum Muslim.[4]

Pemerintah tidak memberikan tanggapan apapun. Viceroy Linlithgow hanya menawarkan untuk membentuk sebuah 'komite konsultatif' untuk fungsi-fungsi penasehat. Sehingga, Linlithgow menolak tuntutan-tuntutan Kongres. Pada 22 October 1939, seluruh kementerian Kongres menyatakan pengunduran dirinya. Viceroy Linlithgow dan Muhammad Ali Jinnah mengijinkan pengunduran diri tersebut.[1][2] Pada 2 Desember 1939, Jinnah menyerukan agar Muslim India merayakan 22 Desember 1939 sebagai "Hari Pelepasan" dari Kongres.[5]

ReferensiSunting

  1. ^ a b Anderson, Ken. "Gandhi - The Great Soul". The British Empire: Fall of the Empire. Diakses tanggal 2007-12-04. [rujukan terbitan sendiri]
  2. ^ a b Bandhyopadhyay, Sekhara (2004). From Plassey to Partition: A History of Modern India. India: Orient Longman. hlm. 412. ISBN 8125025960. Diakses tanggal 2007-12-04. 
  3. ^ Schofield, Victoria (2003). Afghan Frontier: Feuding and Fighting in Central Asia. London, New York: Tauris Parke Paperbacks. hlm. 232–233. ISBN 1860648959. Diakses tanggal 2007-12-10. 
  4. ^ Wolpert, Stanley (1998-03-22). "Lecture by Prof. Stanley Wolpert: Quaid-e-Azam Mohammad Ali Jinnah's Legacy to Pakistan". Jinnah of Pakistan. Humsafar.info. Diarsipkan dari versi asli tanggal 27 December 2007. Diakses tanggal 2007-12-11. 
  5. ^ Nazaria-e-Pakistan Foundation. "Appeal for the observance of Deliverance Day, issued from Bombay, on 2nd December, 1939". Quaid-i-Azam’s Speeches & Messages to Muslim Students. Diakses tanggal 2007-12-04. [pranala nonaktif]