Pembunuhan Zoran Đinđić

Zoran Đinđić, Perdana Menteri Serbia keenam dibunuh pada pukul 12:23 p.m. Waktu Eropa Tengah pada hari Rabu, 12 Maret 2003, di Beograd, Serbia. Đinđić ditembak oleh seorang penembak runduk saat keluar dari kendaraannya di luar pintu belakang Gedung Pemerintah Serbia.

Pembunuhan Zoran Đinđić
Zoran Đinđić, Davos.jpg
Zoran Đinđić di Konferensi Davos
LokasiBeograd, Serbia dan Montenegro
Koordinat44°48′24″N 20°27′36.1″E / 44.80667°N 20.460028°E / 44.80667; 20.460028
Tanggal12 Maret 2003
12:23 p.m. (UTC+01:00)
SasaranZoran Đinđić
Jenis serangan
Penembakan oleh penembak runduk
SenjataSenapan Heckler & Koch G3
Korban tewas
1 (Zoran Đinđić)
Korban luka
1 (Milan Veruović, pengawal)
PelakuZvezdan Jovanović (termasuk 11 tersangka atas perintah Milorad Ulemek yang terkait organisasi kejahatan Serbia)

Latar BelakangSunting

Đinđić pernah lolos dari upaya pembunuhan pada Februari 2003, di mana sebuah truk yang dikemudikan oleh Dejan Milenković (Bagzi), seorang anggota kelompok kriminal Klan Zemun, berusaha untuk memaksa mobil Perdana Menteri keluar dari jalan di Novi Beograd. Beruntungnya, Đinđić lolos dari cedera. Milenković ditangkap, tetapi dibebaskan dari penahanan hanya beberapa hari kemudian karena alasan yang tidak jelas.[1]

Đinđić punya banyak musuh di dalam negeri sepanjang karier politiknya terutama karena ia dianggap pro-Barat dan tindakannya yang tegas terhadap kejahatan terorganisir. Đinđić juga yang mengekstradisi Slobodan Milošević ke ICTY pada tahun 2001.

Pembunuhan itu diatur dan direncanakan oleh Dušan Spasojević dan Milorad Ulemek "Legija". Ulemek adalah mantan komandan Satuan Operasi Khusus (JSO), yang didirikan oleh dinas rahasia Slobodan Milošević (SDB) selama tahun 1990-an dan digunakan selama pemerintahan Milošević untuk operasi khusus di Kroasia, Bosnia-Herzegovina dan Kosovo, serta untuk menyingkirkan lawan politik Milošević.[2]

Ulemek memerintahkan Zvezdan Jovanović untuk melakukan pembunuhan tersebut. Ulemek terhubung dengan Klan Zemun yang merupakan salah satu mafia Serbia yang terkuat. Ulemek dijatuhi hukuman 40 tahun penjara karena kejahatan lain yang mencakup pembunuhan dan percobaan pembunuhan.

Pembunuhnya, Zvezdan Jovanović, lahir pada tahun 1965 di sebuah desa dekat kota Peć, Yugoslavia. Jovanović adalah seorang letnan kolonel di JSO.[3] Jovanovic mengaku bahwa dia membunuh Đinđić untuk memulihkan pemerintahan pro-Milošević.[4]

PembunuhanSunting

 
Posisi Zoran Đinđić dan si penembak runduk di waktu penembakan.
 
Bangunan di mana Zvezdan Jovanović berada ketika ia menembak Đinđić.
 
Pintu belakang gedung pemerintah di mana Đinđić tertembak.

Pada pukul 12:25 siang Waktu Eropa Tengah, Đinđić mengalami luka tembak parah saat hendak memasuki Gedung Pemerintah Serbia di mana dia seharusnya bertemu dengan Menteri Luar Negeri Swedia Anna Lindh, dan rekannya Jan O. Karlsson. Tembakan itu menembus jantungnya dan membunuhnya hampir seketika.[5] Menurut pernyataan resmi pemerintah, Đinđić dalam keadaan tidak sadar dan denyut nadinya sudah berhenti saat tiba di bangsal darurat.[6] Pengawalnya, Milan Veruović, juga terluka parah di perut akibat tembakan lain.

Jovanović menembak mati Đinđić dari jendela sebuah gedung yang berjarak sekitar 180 meter, menggunakan senapan Heckler & Koch G3 berkaliber 7,62 mm.[7]

Penangkapan dan pengadilanSunting

Zvezdan Jovanović ditangkap pada Maret 2003 dan didakwa atas pembunuhan Đinđić. Dia diam selama sebagian besar persidangannya tetapi menurut dugaan, begitu dia mengaku membunuh Đinđić, dia mengatakan dalam laporan polisi bahwa dia tidak merasa menyesal telah membunuhnya.[8][9][10]

Dušan Spasojević dan rekannya Mile Luković, dibunuh oleh petugas polisi Serbia dalam penggerebekan pada 27 Maret 2003.[11]

Aleksandar Simović, salah satu rekan konspirator, ditangkap di Beograd pada 23 November 2006.[12]

Sidang yang berlangsung selama empat tahun itu diwarnai dengan tekanan politik yang besar, bahkan ancaman pembunuhan terhadap anggota majelis hakim dan saksi kejadian. Bebeberapa saksi juga dibunuh selama proses pengadilan.

Pada tanggal 23 Mei 2007, Pengadilan Khusus Beograd untuk Kejahatan Terorganisir menyatakan Simović dan sebelas pria lainnya - Milorad Ulemek, Zvezdan Jovanović, Dejan Milenković, Vladimir Milisavljević, Sretko Kalinić, Ninoslav Konstantinović, Milan Jurišić, Dušan Krsmanović, Željko Tojaga, Saša Pejaković dan Branislav Bezarević - bersalah atas pembunuhan berencana terhadap Zoran Đinđić.[13][14][15]

Teori alternatifSunting

Pada September 2014, jurnalis Nikola Vrzić dan Milan Veruović, pengawal pribadi Zoran Đinđić, yang juga terluka parah tetapi selamat, menerbitkan buku The Third Bullet (bahasa Serbia: Treći metak). Nama buku tersebut berasal dari klaim bahwa Đinđić ditembak oleh penembak jitu kedua, tidak seperti versi resminya. Penulis mengklaim bahwa dakwaan (dan putusan pengadilan selanjutnya) tidak didasarkan pada bukti fisik atau kesaksian saksi mata, tetapi berdasarkan kesaksian palsu yang disusun dengan cermat oleh para saksi yang bersekongkol.[16]

Untuk mengetahui latar belakang politik dari pembunuhan tersebut, penulis kembali mencermati aktivitas politik Đinđić selama beberapa bulan sebelum kematiannya, yang menunjukkan bahwa Đinđić mulai berusaha lebih keras untuk kepentingan nasional Serbia (misalnya menyelesaikan status Kosovo dan Metohija, karena takut negara-negara barat sedang berupaya untuk kemerdekaannya), serta meminta dukungan pihak barat terhadap kepentingan nasional Serbia, meski menghadapi penolakan yang kuat.

ReferensiSunting

  1. ^ Wood, Nicholas (2004-07-19). "Greeks Hold Man in Serb Killing". The New York Times (dalam bahasa Inggris). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 2020-05-21. 
  2. ^ "Djindjic's killers convicted, sentenced after 3½-year trial" by Igor Jovanovic, Southeast European Times, 24 May 2007, accessed 21 January 2011
  3. ^ "BBC NEWS - Europe - Djindjic murder suspect arrested". Diakses tanggal 13 May 2016. 
  4. ^ "Assassin says Djindjic murder was to be first of many". The Independent (dalam bahasa Inggris). 2003-04-09. Diakses tanggal 2020-05-21. 
  5. ^ "Serb police kill Đinđić suspects". BBC News. 2003-03-28. Diakses tanggal 2011-11-17. 
  6. ^ Danas - Zoran Đinđić murdered, state of emergency in Serbia Diarsipkan 2010-11-10 di Wayback Machine., March 13, 2003
  7. ^ UNMIK DPI Foreign Media Monitoring, 26 March 2003
  8. ^ "BBC NEWS - Europe - Analysis: Marathon Djindjic trial". Diakses tanggal 13 May 2016. 
  9. ^ Administrator. "Group Named in Plot on Serbia Chief". Diakses tanggal 13 May 2016. 
  10. ^ "BBC NEWS - Europe - Djindjic 'sniper' remains silent". Diakses tanggal 13 May 2016. 
  11. ^ "Serb police kill Djindjic suspects". BBC. 28 March 2003. 
  12. ^ "Serbian court confirms sentences for Djindjic's killers". SETimes.com. December 30, 2008. Diakses tanggal 14 February 2010. 
  13. ^ Twelve guilty of Djindjic murder BBC News
  14. ^ 12 Convicted Over Serbian PM's Killing Sky News
  15. ^ Radio Televizija Vojvodine
  16. ^ Vasiljević, P. (5 October 2014). "Vrzić: Đinđić je ubijen iz Birčaninove". novosti.rs (dalam bahasa Serbia). Diakses tanggal 16 February 2017.