Pembicaraan:Surel

Tambahkan topik
Pembicaraan yang aktif

mana yang lebih sering dipakai sebagai pengganti kata email? surel atau surat-e?

saya pribadi lebih suka surel karena Indonesia kaya dengan akronim, dan surat-e tidak begitu sering saya pakai karena: -3 suku kata, lebih panjang dari kata 'surel' -memakai tanda garis, yang jarang dijumpai di kata-kata Indonesia (selain kata ulang) -seperti akhiran di dalam bahasa Jawa yang berarti kepunyaan (surate Pak Lurah artinya suratnya Pak Lurah). tentu saja cara pengucapan akhiran 'e' nya berlainan antara 'surat-e' yang menekankan huruf 't' dan 'surate' yang menekankan huruf 'e'

Kalau dugaan saya benar dan banyak orang juga lebih suka istilah surel, maka saya usul supaya kata-kata 'surat-e' di halaman log masuk diganti dengan kata 'surel'.

bennylin

Ratel?Sunting

Saya barusan naya oom Google, ternyata ratel hanya digunakan 158 kali, surel 227 dan e-mail hampir 1,5 juta. Hal ini untuk halaman2 Indonesia. Jadi mengapa kok surel -> ratel pada suntingan terakhir ini? Meursault2004ngobrol 15:31, 10 April 2007 (UTC)

Penggunaan ratel dan surel malah membingungkan. menurut google indonesia, penggunaan e-mail di website-website Indonesia saja mencapai 2,4 juta atau email 2,18 juta. sedangkan surat-e 5 saja, ratel 148, surel 224. kelihatannya e-mail atau email sudah diserap ke bahasa indonesia, apa sebaiknya tidak digunakan email saja? Arkwatem 15:40, 10 April 2007 (UTC)

Hmm kok saya mendapatkan hasil yang berbeda ya? Anyway, memang sebenarnya saya juga lebih sering memakai istilah e-mail sih, tapi ini Wikipedia Indonesia dan kita berusaha untuk menggunakan istilah-istilah Indonesia baku karena memiliki misi atau tugas tertentu mengembangkan bahasa Indonesia. Ini membicarakan hal lain yang sedikit berhubungan sekarang: oleh sebab itu kita sebagai contohnya juga tetap memakai nama "Timor Timur" daripada "Timor Leste" yang diambil dari bahasa Portugis. Jadi pada artikel memang sebaiknya memakai istilah Indonesia baku, jika ada. Meursault2004ngobrol 15:47, 10 April 2007 (UTC)

Gimana kalau digunakan surat-e, biar agak-agak mirip e-mail. Itu juga yg kita serap seperti Hari-H, Jam-J, dll. N/A(bicara) 16:42, 10 April 2007 (UTC)

Dalam Bahasa Indonesia ada kaidah penyingkatan kata, dimana kata majemuk diringkas dengan mengambil suku terakhir dari kata pertama digabung dengan suku pertama dari kata kedua. Setahu saya mekanisme ini dianggap lebih baik daripada mengambil suku-suku pertama dari tiap kata, barangkali karena dalam mekanisme ini, pada dasarnya kita mengambil 1 potongan dari kata majemuk itu (bukan 2 potong). Perhatikan kalau kata itu ditulis seperti ini:

  su-rat-e-lek-tro-nik => su-[rat-e-l]-ek-tro-nik

Mekanisme ini banyak contohnya, nanti saya carikan sekarang nggak sempat. Arifsaha 17:21, 10 April 2007 (UTC)

Penjelasan lain, singkatan ratel ini sudah ada pemakaiannya. Kantor Pos Indonesia pernah (masih?) punya produk surat elektronik yang disingkat ratel. Arifsaha 17:21, 10 April 2007 (UTC)

Kelihatannya bahasa Indonesia kalau menyingkat kata majemuk mengambil dua suku kata pertama. Contoh:
  • inpres dari "Instruksi Presiden"
  • wapres dari "Wakil Presiden"
  • ormas dari "Organisasi Masyarakat"
  • wamil dari "Wajib Militer"
  • pemda dari "Pemerintah Daerah" dsb.
Kelihatannya yang saya tahu bahasa yang mengambil suku kata terakhir dari kata pertama digabung dengan suku kata pertama dari kata kedua itu bahasa Madura. Namun saya tidak pasti karena tidak bisa berbahasa Madura. Meursault2004ngobrol 17:56, 10 April 2007 (UTC)
Kembali ke halaman "Surel".