Buka menu utama

Pemberontakan Kurdi di Turki merujuk kepada kebangkitan nasionalis Kurdi di Turki, yang dimulai setelah Perang Kemerdekaan Turki dan transisi konsekuen dari Kekaisaran Utsmaniyah menjadi negara Turki modern.

Menurut catatan militer Turki, pemberontakan Kurdish telah terjadi di Anatolia selama lebih daru dua abad,[3] sementara pemberontakan suku Kurdi terjadi di Kekaisaran Utsmaniyah pada dekade-dekade terakhir keberadaannya, konfik pada fase modernnya dianggap dimulai pada 1922,[4] dengan munculnya nasionalisme Kurdi bersamaan dengan pembentukan Negara Turki modern. Pada 1925, sebuah kebangkitan untuk Kurdistan merdeka, yang dipimpin oleh Shaikh Said Piran, terjadi secara cepat, dan Said dan 36 pengikutnya dihukum mati setelah itu. Beberapa kerusuhan Kursi berskala besar lainnya terjadi di Ararat dan Dersim pada 1930 dan 1937.[5][6]

ReferensiSunting

  1. ^ Martin van Bruinessen, "Zaza, Alevi and Dersimi as Deliberately Embraced Ethnic Identities" in '"Aslını İnkar Eden Haramzadedir!" The Debate on the Ethnic Identity of The Kurdish Alevis' in Krisztina Kehl-Bodrogi, Barbara Kellner-Heinkele, Anke Otter-Beaujean, Syncretistic Religious Communities in the Near East: Collected Papers of the International Symposium "Alevism in Turkey and Comparable Sycretistic Religious Communities in the Near East in the Past and Present" Berlin, 14-17 April 1995, BRILL, 1997, ISBN 978-90-04-10861-5, p. 13.
  2. ^ Martin van Bruinessen, "Zaza, Alevi and Dersimi as Deliberately Embraced Ethnic Identities" in '"Aslını İnkar Eden Haramzadedir!" The Debate on the Ethnic Identity of The Kurdish Alevis', p. 14.
  3. ^ Birand, Mehmet Ali (2008-01-03). "How many Kurdish uprisings till today?". Turkish Daily News. Diakses tanggal 2008-07-30.  Diterjemahkan dari bahasa Turki oleh Nuran İnanç.
  4. ^ [1]
  5. ^ (Olson 2000)
  6. ^ (Olson 1989)

SumberSunting