Buka menu utama

Pemberontakan Kumul (Hanzi: 哈密暴動 Hāmì bàodòng, "Pemberontakan Hami") adalah sebuah pemberontakan yang dilancarkan oleh kelompok Uyghur Kumulik yang bersekongkol dengan Jenderal Muslim Tionghoa Ma Zhongying untuk menjatuhkan Gubernur Xinjiang, Jin Shuren. Kelompok Uyghur Kumul merupakan loyalis Kekhanan Kumul yang ingin mengembalikan kekuasaan keturunan khan yang terakhir. Partai Kuomintang sendiri ingin menjatuhkan Jin karena ia telah membina hubungan dengan Uni Soviet, sehingga Kuomintang mendukung operasi untuk menjatuhkan Jin sembari berpura-pura mengakui Jin sebagai gubernur. Pemberontak ini lalu memanas menjadi perang besar karena pemberontak Uyghur Khotanlik di Xinjiang selatan melancarkan pemberontakan untuk memerdekakan diri dengan bantuan dari pemberontak Kirghiz. Berbagai kelompok memberontak, tetapi tidak semuanya bersatu dan beberapa bahkan saling berselisih.

Pemberontakan Kumul
Bagian dari Peperangan Xinjiang
Tanggal4 April 1931–1934
LokasiSinkiang, Tiongkok
Hasil Kebuntuan
Pihak terlibat

Bendera Republik Tiongkok (1912–1949) Tiongkok
Kelompok Ma

Loyalis Kekhanan Kumul

Bendera Republik Tiongkok (1912–1949) Pemerintah Sinkiang

Bendera Kekaisaran Rusia Rusia Putih
 Uni Soviet

Bendera Republik Turkestan Timur Pertama Turkestan Timur

Supported by
Bendera Kesultanan Utsmaniyah Turki Muda Anti-Kemalis
Bendera Kekaisaran Jepang Jepang
Tokoh dan pemimpin

Bendera Republik Tiongkok (1912–1949) Ma Zhongying
Bendera Republik Tiongkok (1912–1949) Ma Hushan
Bendera Republik Tiongkok (1912–1949) Ma Zhancang
Bendera Republik Tiongkok (1912–1949) Zhang Peiyuan (1934)
Bendera Republik Tiongkok (1912–1949) Huang Shaohong
Yulbars Khan
Khoja Niyas Hajji (1931–1933)

Kamal Kaya Efendi (agen rahasia Soviet)

Bendera Republik Tiongkok (1912–1949) Jin Shuren
Bendera Republik Tiongkok (1912–1949) Zhang Peiyuan (1931–1933)
Bendera Republik Tiongkok (1912–1949) Sheng Shicai
Bendera Republik Tiongkok (1912–1949) Khoja Niyas Hajji (1934)
Bendera Kekaisaran Rusia Pavel Pappengut
Bendera Republik Tiongkok (1912–1949) Ma Shaowu (anti Rusia)

Bendera Uni Soviet Joseph Stalin

Bendera Republik Turkestan Timur Pertama Muhammad Amin Bughra
Bendera Republik Turkestan Timur Pertama Abdullah Bughra 
Bendera Republik Turkestan Timur Pertama Nur Ahmad Jan Bughra 
Bendera Republik Turkestan Timur Pertama Osman Ali
Bendera Republik Turkestan Timur Pertama Tawfiq Bey
Bendera Republik Turkestan Timur Pertama Sabit Damulla Abdulbaki
Bendera Republik Turkestan Timur Pertama Isa Yusif Alptekin
Bendera Kesultanan Utsmaniyah Mustafa Ali Bay
Bendera Kesultanan Utsmaniyah Muhsin Çapanolu

Bendera Kesultanan Utsmaniyah Mahmud Nadim Bay
Kekuatan

Flag of the Republic of China Army.svg Divisi ke-36, sekitar 10.000 kavaleri dan infanteri Muslim Tionghoa
15.000 pasukan ekspedisi kelompok Guangxi Baru (tidak pernah dikirim)

Pasukan petani Uyghur Kumulik
Ribuan pasukan Rusia Putih dan pasukan provinsial Tiongkok, beberapa pasukan Muslim Tiongkok Ribuan pemberontak Uyghur Khotanlik Turk dan Kirghiz
Sukarelawan Afgan
Korban
Tidak diketahui Ribuan tewas Ribuan tewas

Bacaan lanjutSunting

  • Aitchen Wu, Aichen Wu (1984). Turkistan tumult (illustrated ed.). Oxford University Press. ISBN 0-19-583839-4.
  • Andrew D. W. Forbes (1986). Warlords and Muslims in Chinese Central Asia: A Political History of Republican Sinkiang 1911-1949 (illustrated ed.). Cambridge, England: CUP Archive. ISBN 0-521-25514-7.
  • Christian Tyler (2004). Wild West China: The Taming of Xinjiang. Rutgers University Press. ISBN 978-0-8135-3533-3.
  • David Claydon (2005). A New Vision, a New Heart, a Renewed Call. William Carey Library. ISBN 978-0-87808-363-3.
  • David D. Wang (1999). Under the Soviet shadow: the Yining Incident: ethnic conflicts and international rivalry in Xinjiang, 1944-1949 (illustrated ed.). Hong Kong: The Chinese University Press. ISBN 962-201-831-9.
  • Hsiao-ting Lin (2010). Modern China's Ethnic Frontiers: A Journey to the West. Volume 67 of Routledge Studies in the Modern History of Asia (illustrated ed.). Taylor & Francis. ISBN 0-415-58264-4.
  • Ildikó Bellér-Hann (2008). Community Matters in Xinjiang