Patung Bavaria adalah salah satu patung yang menyimpan nilai sejarah tinggi bagi masyarakat Jerman. Patung itu tepatnya berada di daerah Theresienwiese, München dan memiliki tinggi sekitar 18,5 meter. Patung Bavaria dicitrakan sebagai seorang perempuan yang disebut sebagai personifikasi dari tanah Bavaria. Patung perempuan tersebut membawa sebuah tombak dan mengendarai kereta yang ditarik oleh empat ekor singa. Singa-singa tersebut dipilih karena merupakan lambang dari dinasti Wittelsbach[1] yang menguasai Bavaria kala itu. Patung Bavaria sendiri merupakan salah satu lambang kemenangan Bavaria yang berdiri di atas gerbang kemenangan Bavaria.

Patung Bavaria dibuat oleh seorang penasihat seni Ludwig II dari Bayern sekaligus professor di Universitas Würzburg bernama Johann Martin von Wagner. Dia menggunakan material berupa batu marmer dalam membuat Patung Bavaria. Arah Patung Bavaria juga dihadapkan ke arah lapangan seluas 420 ribu m2 yang merupakan tempat berlangsungnya Oktoberfest, festival tahunan yang diadakan di München, Jerman. Festival tersebut awalnya digelar untuk merayakan pernikahan Pangeran Ludwig dan Puteri Therese dari Sachsen-Hildburghausen pada tanggal 12-17 Oktober 1810. Perayaan ulang tahun pernikahan tersebut digelar dalam bentuk unjuk pacuan kuda. Seiring berjalannya waktu, perayaan tersebut akhirnya dimajukan pada pertengahan September sampai awal Oktober. Hal itu dimaksudkan untuk menyesuaikan kondisi musim di Jerman. Pada pertengahan September, cuaca sangat hangat sehingga memungkinkan pengunjung untuk menyaksikan festival sambil menikmati suasana hangat di luar tenda.[2][3]

ReferensiSunting

  1. ^ Vrekhem, Georges Van. Tuhan Hitler. MediaKita. ISBN 9789797942939. 
  2. ^ "Siegestor, Gerbang Kemenangan Bavaria di München | Panduan Wisata Eropa". eropa.panduanwisata.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-10-13. 
  3. ^ Jalan-jalan Hemat ke Eropa. Gramedia Pustaka Utama. ISBN 9789792271768.