Buka menu utama

Papilomavirus pertama kali diidentifikasikan pada abad ke-20, ketika ditunjukan bahwa papiloma, dapat ditransmisikan antarindividu oleh agen infeksi. Pada tahun 1935, Francis Peyton Rous, yang sebelumnya mendemonstrasikan kehadiran virus sarkoma penyebab kanker pada ayam, menunjukan bahwa papilomavirus dapat menyebabkan kanker kulit pada kelinci yang terinfeksi. Hal ini adalah demonstrasi pertama bahwa virus dapat menyebabkan kanker pada mamalia.

Pranala luarSunting

  • Los Alamos National Laboratory maintains a comprehensive (albeit somewhat dated) papillomavirus sequence database. This useful database provides detailed descriptions and references for various papillomavirus types.