Buka menu utama
Otto Stern juga merupakan nama pena bagi aktivis hak wanita asal Jerman Louise Otto-Peters (1819–1895).

Otto Stern (Sohrau, Silesia Hulu, Jerman, 17 Februari 188817 Agustus 1969) adalah seorang fisikawan Jerman dan penerima Hadiah Nobel Fisika pada tahun 1943.

Otto Stern
Otto Stern 1950s.jpg
Lahir(1888-02-17)17 Februari 1888
Sohrau, Kerajaan Prussia
(saat ini Żory, Polandia)
Meninggal17 Agustus 1969(1969-08-17) (umur 81)
Berkeley, California, Amerika Serikat
KebangsaanJerman, Amerika Serikat
AlmamaterUniversitas Breslau
Universitas Frankfurt
Dikenal atasPercobaan Stern–Gerlach
Kuantisasi spin
Berkas molekul
Hubungan Stern–Volmer
PenghargaanHadiah Nobel dalam Fisika (1943)
Karier ilmiah
BidangFisika
InstitusiUniversitas Rostock
Universitas Hamburg
Institut Teknologi Carnegie
Universitas California, Berkeley

BiografiSunting

 
Plaket untuk menghormati karya Stern, di lokasi yang saat ini merupakan institut fisika Universitas Hamburg

Stern dilahirkan dari sebuah keluarga Yahudi (ayahnya adalah Oskar Stern dan ibunya adalah Eugenia née Rosenthal) di Sohrau (sekarang Żory) di Silesia Hulu, Kerajaan Prussia, Kekaisaran Jerman (sekarang di Polandia). Ia menjalani studi di Freiburg im Breisgau, Munich dan Breslau, sekarang Wrocław di [[[Schlesien Hilir|Silesia Hilir]].[1]

Stern menyelesaikan studinya di Universitas Breslau pada tahun 1912 dengan disertasi doktoralnya di bidang kimia fisik[1] di bawah supervisi Otto Sackur mengenai teori kinetika tekanan osmosis dalam larutan pekat. Ia kemudian mengikuti Albert Einstein ke Universitas Charles di Praha dan pada tahun 1913 ke ETH Zurich. Stern terlibat dalam Perang Dunia I melakukan pekerjaan meteorologinya pada barisan Rusia ketika ia masih menjalani studinya dan pada tahun 1915 ia menerima habilitasi-nya di Universitas Frankfurt. Pada tahun 1921 ia menjadi profesor di Universitas Rostock yang ia tinggalkan pada tahun 1923 untuk menjadi direktur Institut für Physikalische Chemie yang baru didirikan di Universitas Hamburg.

Setelah mengundurkan diri dari posisinya di Universitas Hamburg pada tahun 1933, ia menjadi profesor fisika di Institut Teknologi Carnegie. Selama tahun 1930-an ia menjadi profesor tak-tetap di Universitas California, Berkeley.[2]

Stern merupakan fisikawan eksperimental yang menonjol; sumbangannya termasuk pengembangan metode berkas molekul, penemuan kuantisasi spin (bersama Walther Gerlach, 1922; lihat Percobaan Stern-Gerlach) pada Februari 1922 di Physikalischer Verein di Frankfurt am Main[3][4], pengukuran momen magnetik atom, pertunjukan sifat gelombang atom dan molekul, dan penemuan momen magnetik proton. Ia menerima Hadiah Nobel Fisika pada tahun 1943.

Stern meninggal pada 17 Agustus 1969.

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ a b Charles W. Carey Jr. (1999). "Stern, Otto". American National Biography (dalam bahasa Inggris). New York: Oxford University Press. 
  2. ^ "Otto Stern" (PDF). National Academy of Sciences. Diakses tanggal 16 October 2017. 
  3. ^ Walther Gerlach & Otto Stern, "Das magnetische Moment des Silberatoms", Zeitschrift für Physik, V9, N1, hlm. 353–355 (1922).
  4. ^ Friedrich, Bretislav; Herschbach Dudley (Desember 2003). "Stern and Gerlach: How a Bad Cigar Helped Reorient Atomic Physics". Physics Today. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 September 2007. Diakses tanggal 7 Oktober 2007. 

Daftar pustakaSunting

  • Horst Schmidt-Böcking and Karin Reich: Otto Stern. Physiker Querdenker, Nobelpreisträger. Societäts-Verlag, Frankfurt am Main 2011, ISBN 978-3-942921-23-7.
  • J.P. Toennies, H. Schmidt-Böcking, B. Friedrich3, and J.C.A. Lower (2011). Otto Stern (1888–1969): The founding father of experimental atomic physics. Annalen der Physik, 523, 1045–1070. arXiv:1109.4864
  • National Academy of Sciences - Otto Stern (bahasa Inggris; PDF; 1,0 MB)

Pranala luarSunting