Buka menu utama

Nuskan Sjarif (lahir di Medan, Hindia Belanda, 4 Juni 1935 – meninggal di Jakarta, 13 Februari 2007 pada umur 71 tahun) adalah seorang guru dan musisi Indonesia yang mendirikan grup musik Orkes Kumbang Tjari pada tahun 1961.[1]

Nuskan Sjarif
Nuskan Syarief.jpg
Lahir(1935-06-04)4 Juni 1935
Bendera Belanda Medan, Hindia Belanda
Meninggal13 Februari 2007(2007-02-13) (umur 71)
Bendera Indonesia Jakarta
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
PekerjaanSeniman, guru
Dikenal atasPendiri grup musik Orkes Kumbang Tjari

Daftar isi

RiwayatSunting

Pada dekade 50-an dan 60-an orkes (grup musik) yang membawakan musik bernuansa Minang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Orkes yang paling populer ketika itu adalah Orkes Gumarang yang pada awalnya didirikan oleh Awaluddin Djamin yang di kemudian hari menjadi Kapolri. Orkes Gumarang mengalami masa kejayaan dibawah pimpinan Asbon Madjid.[2]

Orkes Kumbang TjariSunting

Nuskan adalah penggemar Orkes Gumarang, sehingga ia pernah menawarkan lagu ciptaannya untuk dinyanyikan oleh orkes tersebut, namun ketika ia menyatakan ingin bergabung, pimpinan Orkes Gumarang yang mengetahui kemampuan Nuskan menolaknya dan menyarankannya untuk membentuk orkes sendiri.[3]

Akhirnya Nuskan Sjarif pun mendirikan Orkes Kumbang Tjari, dan bersama penyanyi Elly Kasim, mereka pun meraih sukses, bahkan menjadikan Elly Kasim sebagai penyanyi lagu Minang legendaris yang dikenang sampai saat ini.[3]

Dalam orkes tersebut ia bermain gitar yang mampu menghasilkan suara-suara mirip bunyi alat musik tradisional Minang seperti saluang (suling besar), talempong, rabab dan lainnya. Sebelumnya Nuskan berprofesi sebagai guru.[3]

Ilustrasi musik filmSunting

Di kemudian hari Nuskan Sjarif juga dipercaya sebagai pengisi ilustrasi musik untuk film-film Indonesia. Film pertama yang digarapnya adalah Cinta Rahasia pada tahun 1976. Kemudian berlanjut dengan film-film berikutnya, yaitu Mustika Ibu (1976), Liku Liku Panasnya Cinta (1976), Bungalow di Lereng Bukit (1976), Seindah Cintamu (1976), Yang Mana Yang Benar (1976), Garis Garis Hidup (1977), Gara Gara Janda Kaya (1977), Rosita (1978), dan beberapa film lainnya.[1]

Meninggal duniaSunting

Nuskan Sjarif, guru dan musisi berdarah Pesisir Selatan ini meninggal dunia di Jakarta pada 13 Februari 2007 pada usia 71 tahun.[4]

ReferensiSunting

  1. ^ a b "Nuskan Syarief" Film Indonesia. Diakses 10-6-2014.
  2. ^ "Gumarang" Portal Resmi Provinsi DKI Jakarta. Diakses 10-6-2014.
  3. ^ a b c "Kumbang Tjari" Portal Resmi Provinsi DKI Jakarta. Diakses 10-6-2014.
  4. ^ "Re: Nuskan Syarief, meninggal dunia" Rantau-Net, 13-2-2007. Diakses 10-6-2014.

Pranala luarSunting