Buka menu utama

Mutasarrifate Yerusalem (Turki Utsmaniyah: Kudüs-i Şerif Mutasarrıflığı; Arab: متصرفية القدس الشريف‎), juga dikenal sebagai Sanjak Yerusalem, adalah sebuah distrik Utsmaniyah dengan status pemerintahan istimewa yang didirikan pada tahun 1872.[3][4][5] Distrik tersebut meliputi Yerusalem serta Bethlehem, Hebron, Jaffa, Gaza dan Beersheba.[6] Pada akhir periode Utsmaniyah, Mutasarrifate Yerusalem, bersama dengan Sanjak Nablus dan Sanjak Akka (Acre), membentuk kawasan yang umum dikenal sebagai "Suriah Selatan"[7] atau "Palestina".[3][nb 1]

Mutasarrifate Yerusalem
Kudüs-i Şerif Mutasarrıflığı
Mutasarrifat Kekaisaran Utsmaniyah

1872–1917

Flag of Suriah Selatan

Flag

Lokasi Suriah Selatan
Peta Suriah tahun 1896 buatan Vital Cuinet, meliputi "Mutessariflik de Jerusalem"
Ibu kota Yerusalem
Sejarah
 -  Didirikan 1872
 -  Penaklukan Inggris 1917
Luas
 -  1862[2] 12.486 km2 (4.821 sq mi)
Populasi
 -  1897[1] 298.653 
Kini bagian dari  Mesir
 Israel
 Yordania
 Palestina

CatatanSunting

  1. ^ Filastin Risalesi ("Dokumen Palestina") tahun 1915 adalah sebuah survei negara dari Korps VIII dari Tentara Utsmaniyah, resmi mengidentifikasikan Palestina meliputi Sanjaq Akka (Galilea), Sanjaq Nablus, dan Sanjaq Yerusalem (Kudus Sherif), lihat Ottoman Conceptions of Palestine-Part 2: Ethnography and Cartography, Salim Tamari

ReferensiSunting

  1. ^ Mutlu, Servet. "Late Ottoman population and its ethnic distribution" (PDF). hlm. 29–31.  Corrected population for Mortality Level=8.
  2. ^ The Popular encyclopedia: or, conversations lexicon. Blackie. 1862. hlm. 698. Diakses tanggal 2013-06-01. 
  3. ^ a b Büssow, Johann (2011-08-11). Hamidian Palestine: Politics and Society in the District of Jerusalem 1872-1908. BRILL. hlm. 5. ISBN 978-90-04-20569-7. Diakses tanggal 2013-05-17. 
  4. ^ Abu-Manneh 1999, hlm. 36.
  5. ^ James P. Jankowski; Israel Gershoni (January 1997). Rethinking Nationalism in the Arab Middle East. Columbia University Press. hlm. 174. ISBN 978-0-231-10695-5. Diakses tanggal 2013-06-29. 
  6. ^ Adel Beshara (2012-04-23). "The Name of Syria in Ancient and Modern Usage". The Origins of Syrian Nationhood: Histories, Pioneers and Identity. CRC Press. hlm. 56–59. ISBN 978-1-136-72450-3. Diakses tanggal 2013-06-29. 
  7. ^ Hasan Afif El-Hasan (2010). Israel Or Palestine? Is the Two-state Solution Already Dead?. Algora Publishing. hlm. 38. ISBN 978-0-87586-793-9. Diakses tanggal 2013-06-29. 

Daftar pustakaSunting