Museum Sejarah Etnis Tionghoa

Museum Sejarah Etnis Tionghoa adalah sebuah museum yang terletak di Jalan Nana Rohana Nomor 37, Kelurahan Warung Muncang, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Fungsi museum ini khusus untuk menyajikan informasi mengenai sejarah dan kebudayaan Tionghoa di Indonesia. Informasi yang diberikan dimulai dari sejarah kedatangan Laksamana Ceng Ho. Selanjutnya diberikan informasi mengenai istilah-istilah dalam kebudayaan Tiongkok kuno. Informasi terakhir yang diterima adalah pengenalan tentang tokoh-tokoh ternama dari etnis Tionghoa di Indonesia. Museum ini didirikan oleh Yayasan Dana Sosial Priangan Bandung. Tujuan pendirian museum ini adalah untuk memperkenalkan sumbangsih etnis Tionghoa dalam pembangunan Nusantara dan Indonesia dalam bidang politik, ekonomi, sosial, budaya dan pendidikan.[1] Museum ini mulai digunakan sejak tahun 2012. Pada malam pergantian tahun baru Imlek, museum ini akan digunakan sebagai tempat sembahyang oleh para perwakilan dari setiap marga Tionghoa di Kota Bandung. Lokasinya di titik koordinat: 6°55’19.3” Lintang Selatan dan 107°34’37.8” Bujur Timur. Akses ke museum dapat dari arah Bandar Udara Husein Sastranegara dengan jarak tempuh sejauh 2 kilometer. Bila menggunakan kereta api, museum dapat dicapai melalui arah Stasiun Bandung dengan jarak 3 kilometer. Sedangkan jika menggunakan bus, museum dapat dicapai dari arah Terminal Stasiun Hall sejauh 4 kilometer, atau dari Terminal Leuwipanjang sejauh 5 kilometer.[2]

ReferensiSunting

  1. ^ BV, DE REE Archiefsystemen. "Museum Sejarah Etnis Tionghoa, Bandung". arsip-indonesia.org. Diakses tanggal 7 Juli 2021. 
  2. ^ Rusmiyati, dkk. (2018). Katalog Museum Indonesia Jilid I (PDF). Jakarta: Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. hlm. 366. ISBN 978-979-8250-66-8.