Buka menu utama

Muhammad Thaib Umar (lahir di Sungayang, Tanah Datar, Sumatra Barat tahun 1874– meninggal 22 Juli 1920 pada umur 47 tahun) adalah seorang ulama Indonesia. Ia dikenal sebagai ulama perintis inovasi pendidikan agama di Sumatra Barat. Ia juga dikenal sebagai ulama yang mempelopori khutbah Jumat dan khutbah Hari Raya dalam bahasa Indonesia.

Muhammad Thaib Umar
Lahir1874
Bendera Belanda Sungayang, Tanah Datar, Hindia Belanda
Meninggal22 Juli 1920 (umur 47)
KebangsaanIndonesia
PekerjaanUlama
Dikenal atasPelopor inovasi pendidikan agama di Sumatra Barat
Orang tuaUmar bin Abdul Kadir

RiwayatSunting

Sejak usia 7 tahun Muhammad Thaib Umar sudah belajar agama dari ayahnya, Umar bin Abdul Kadir, yang juga merupakan ulama terkemuka pada zamannya di Sumatra Barat. Setahun kemudian ia berguru ke surau milik pamannya, H. Muhammad Yusuf (Engku Labai) untuk belajar membaca ayat-ayat dan surat-surat pendek. Pada usia 9 tahun, ia dikirim oleh orang tuanya belajar mengaji kepada H. Muhammad Yasin di surau Tangah Sawah, Sungayang, sampai mencapai khatam Al-Quran.

Selanjutnya ia menuntut ilmu agama ke beberapa ulama terkenal lainnya, diantaranya Syekh Haji Abdul Manan di surau Talago, Padang Ganting, Batusangkar yang kondang dengan pengajian Surah Ilmu Fikih dan Syekh M. Shalih di surau Padang Kandis Suliki.

Melihat kecerdasan Muhammad Thaib, ayahnya pun membawanya ke Mekkah untuk lebih memperdalam ilmu agama. Hampir 5 tahun ia berdiam di tanah suci itu dan menjadi murid dari Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, seorang ulama besar asal Minangkabau yang menjadi guru agama dan imam besar di Masjidil Haram, Mekkah.

ReferensiSunting