Marie-Joseph Angélique

Marie-Josèphe dite Angélique (meninggal 21 Juni 1734) adalah seorang budak kulit hitam kelahiran Portugis yang pernah diperbudak di wilayah Prancis Baru (belakangan dikenal dengan nama Quebec). Nama "Marie-Joseph Angélique" merupakan nama yang diberikan oleh pemilik terakhirnya.[1] Ia didakwa membakar rumah pemiliknya dan apinya kemudian menjalar dan membakar banyak bangunan di kawasan yang kini dikenal dengan sebutan Montreal Lama. Akan tetapi, baru-baru ini muncul pendapat bahwa ia sebenarnya tidak bersalah dan didakwa melakukan kejahatan tersebut akibat reputasinya sebagai budak yang sering memberontak dan melarikan diri. Menurut hipotesis lain, ia sebenarnya bersalah, tetapi tindakannya merupakan tindakan pemberontakan melawan perbudakan. Saat ini belum ada konsensus di kalangan sejarawan terkait dengan status Angélique.

Dokumen yang terkait dengan perkara Marie-Josèphe-Angélique, Montréal 1734

ReferensiSunting

  1. ^ Cooper 2006, hlm. 162; Beaugrand-Champagne 2004, hlm. 26-27