Maquis (pengucapan bahasa Prancis: [maˈki]) adalah kelompok gerilyawan pedesaan yang aktif melawan pendudukan wilayah Prancis oleh Jerman Nazi pada masa Perang Dunia II. Pada awalnya anggota gerilyawan ini terdiri dari laki-laki dan perempuan yang melarikan diri ke wilayah pegunungan untuk menghindari service du travail obligatoire (wajib kerja) di Prancis Vichy yang akan menjadikan mereka pekerja paksa untuk Jerman. Agar tidak ditangkap dan dideportasi ke Jerman, mereka membentuk kelompok perlawanan, dan para anggotanya dijuluki maquisards. Kebanyakan maquisards beroperasi di kawasan yang terpencil di Bretagne dan Prancis Selatan, khususnya di Pegunungan Alpen dan Limousin. Mereka menggunakan taktik gerilya untuk mengganggu pasukan pendudukan Jerman dan aparat Prancis Vichy.

Anggota Maquis di La Tresorerie

Secara politik, anggota Maquis memiliki berbagai macam ideologi, dari nasionalis sayap kanan hingga kelompok sosialis, komunis, dan anarkis. Beberapa kelompok Maquis yang beroperasi di Prancis barat daya terdiri dari veteran Perang Saudara Spanyol yang berhaluan kiri.

ReferensiSunting

  • Kedward, H.R., In Search of the Maquis, Clarendon Press, Oxford, 1993 (Paperback 1994), ISBN 0-19-821931-8