Lijst Pim Fortuyn

partai politik

Lijst Pim Fortuyn (disingkat LPF) adalah sebuah partai politik di Belanda yang dicap sebagai partai populis sayap kanan akibat retorika pendiri dan ketuanya, Pim Fortuyn.[4][5] Mantan profesor universitas dan kolumnis politik ini mendirikan partai ini untuk maju dalam pemilihan umum Belanda 2002, karena sebelumnya ia dipecat dari jabatannya sebagai ketua partai Leefbaar Nederland akibat pendapat-pendapatnya mengenai imigran dan Muslim yang kontroversial. Partai ini sempat memperoleh dukungan berdasarkan hasil survei, tetapi Fortuyn tewas dibunuh pada tanggal 6 Mei 2002, sembilan hari sebelum pengadaan pemilu. Meskipun begitu, partai ini berhasil menjadi partai terbesar kedua di parlemen. LPF lalu bergabung dalam koalisi pemerintahan bersama dengan partai Christen-Democratisch Appèl (CDA) dan Partai Rakyat untuk Kebebasan dan Demokrasi (VVD). Namun, konflik internal di dalam tubuh partai LPF mengakibatkan pembubaran koalisi dan pengadaan pemilu pada tanggal 22 Januari 2003. Perolehan suara LPF menurut drastis pada pemilu tersebut dan partai ini pada akhirnya dibubarkan pada tahun 2008.

Lijst Pim Fortuyn

Lijst Pim Fortuyn
SingkatanLPF
PendiriPim Fortuyn
Dibentuk14 Februari 2002 (2002-02-14)
Dibubarkan01 Januari 2008 (2008-01-01)
Dipisah dariLeefbaar Nederland
Kantor pusatRotterdam
Sayap pemudaJonge Fortuynisten
ThinktankProf.Dr. W.S.P. Fortuynstichting
IdeologiPopulisme sayap kanan[1]
Populisme[2]
Posisi politikPolitik tengah-kanan[3]
Afiliasi di EropaTidak ada
Afiliasi internasionalTidak ada
Kelompok Parlemen EropaTidak ada
WarnaKuning dan biru

Catatan kakiSunting

  1. ^ David Art (2011). "Memory Politics in Western Europe". Dalam Uwe Backes; Patrick Moreau. The Extreme Right in Europe: Current Trends and Perspectives. Vandenhoeck & Ruprecht. hlm. 361. ISBN 978-3-647-36922-8. 
  2. ^ Andeweg, R. and G. Irwin Politics and Governance in the Netherlands, Basingstoke (Palgrave) hlm. 49
  3. ^ Hans Keman, ed. (2008), "The Low Countries: Confrontation and Coalition in Segmented Societies", Comparative European Politics, Taylor & Francis, hlm. 221 
  4. ^ Peter Starke; Alexandra Kaasch; Franca Van Hooren (2013). The Welfare State as Crisis Manager: Explaining the Diversity of Policy Responses to Economic Crisis. Palgrave Macmillan. hlm. 193. ISBN 978-1-137-31484-0. 
  5. ^ Auke van Dijk; Frank Hoogewoning; Maurice Punch (2015). What matters in policing?: Change, values and leadership in turbulent times. Policy Press. hlm. 69. ISBN 978-1-4473-2695-3. 

Daftar pustakaSunting