Dr. Lie Kiat Teng (1912–1983) adalah Menteri Kesehatan Republik Indonesia dalam kabinet Ali Sastroamidjojo pada masa pemerintahan Presiden Soekarno. Setelah masuk Islam namanya berganti menjadi Mohammad Ali. Ia adalah anggota PSII (Partai Syarikat Islam Indonesia).

Lie Kiat Teng
Lie Kiat Teng, Kami Perkenalkan (1954), p33.jpg
Menteri Kesehatan Republik Indonesia ke-7
Masa jabatan
9 Oktober 1953 – 12 Agustus 1955
PresidenSoekarno
PendahuluFerdinand Lumbantobing
PenggantiJohannes Leimena
Informasi pribadi
Lahir(1912-08-18)18 Agustus 1912
Bendera Belanda Sukabumi, Hindia Belanda
Meninggal duniaJuli 1983
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
KebangsaanIndonesia
Partai politikPSII

Kehidupan AwalSunting

Lie Kiat Teng lahir di Sukabumi, 18 Agustus, 1912 yang kemudian namanya berubah menjadi Mohammad Ali setelah menjadi mualaf pada tahun 1946.[1] Beliau menempuh pendidikan di Nederlandsch Indische Artsen School (Sekolah Dokter Hindia Belanda). Setelah lulus, dia bekerja sebagai dokter pemerintah di Curup dan Bengkulu, pindah ke perusahaan tambang di Rejang Lebong dan rumah sakit di Waringin Tiga. Pada masa pendudukan Jepang, dia menjabat sebagai kepala divisi kesehataan pemerintah. Setelah Indonesia merdeka, dia menjadi dokter di Palembang.[2]

Menteri KesehatanSunting

Ali Sastroamidjojo menunjuk Lie Kiat Teng sebagai Menteri Kesehatan dalam Kabinet Ali I (1953-1955). Selama dua tahun berkiprah menjadi Menteri Kesehatan, dia mencetuskan ide pembangunan fakultas kedokteraan pada Kongres IDI 1953. Salah satu hasil kerja beliau yang terkenal yaitu pembangunan RSUP Dr. Mohammad Hoesin dan sebagai tanda terima kasih, nama beliau diabidkan nama jalan di sekitar area rumah sakit.[2]

ReferensiSunting

  1. ^ Departemen Penerangan (1954-05-30). Kami Perkenalkan. Siaran pers. Diakses pada 2020-01-17.
  2. ^ a b "BIOGRAFI Dr Lie Kiat Teng". Diakses tanggal 2020-01-17. 

Pranala luarSunting