Langit selatan

Langit selatan atau biasa disebut belahan langit selatan adalah bagian selatan dari bola langit, dengan kata lain merupakan bagian langit yang berada di sisi selatan ekuator langit. Pada langit selatan, terlihat bintang-bintang tetap membentuk rasi bintang yang tampaknya berotasi ke arah barat di sekitar kutub langit karena pengaruh rotasi Bumi. Langit selatan pada malam hari tampak lebih terang dengan hamparan bintang-bintang daripada langit utara. Pada kondisi langit malam yang cerah dengan tingkat polusi cahaya yang rendah, langit selatan mempunyai ±2.000 bintang yang dapat dilihat dengan mata telanjang. Di wilayah perkotaan dengan kondisi polusi cahaya yang tidak parah serta kondisi langit malam yang cerah, terdapat setidaknya 100–300 bintang yang dapat teramati.

Peta bintang langit selatan yang berpusat di kutub langit selatan

Pengamatan AstronomiSunting

Langit selatan tampak lebih terang dengan jumlah bintang yang banyak hingga sangat banyak. Pada kondisi langit malam yang cerah dengan level polusi cahaya yang rendah, terdapat setidaknya 2.000 bintang tetap yang dapat diamati dengan mata telanjang, bahkan 20.000–40.000 bintang tetap dapat diamati dengan menggunakan lensa binokular. Hal tersebut dipengaruhi oleh langit selatan yang mengarah ke pusat dari Galaksi Bima Sakti yang terletak di arah 20° selatan khatulistiwa pada rasi bintang Sagitarius.

 
Kutub langit selatan. Asterisme trapesium di tengah meliputi bintang Sigma Octantis.

Langit selatan mempunyai bintang kutub yaitu bintang Sigma Octantis. Bagi para pengamat di belahan bumi selatan, bintang Sigma Octantis menjadi bintang kutub langit selatan karena bintang tersebut tampak hampir tidak bergerak dan bintang-bintang di belahan langit selatan tampak berputar mengelilingi bintang ini. Namun, tidak seperti bintang kutub langit utara yaitu bintang Polaris yang tampak terang dan jelas dengan pengelihatan mata telanjang, bintang Sigma Octantis tidak tampak seterang dan sejelas bintang Polaris yang merupakan bintang kutub langit utara, sehingga cukup sulit untuk melihatnya dengan mata telanjang dan cukup sulit untuk digunakan sebagai navigasi bagi para pelayar maupun pelaut.[1] Untuk menentukan kutub langit selatan, biasanya menggunakan metode lain yaitu dengan mengamati rasi bintang Salib Selatan. Caranya adalah dengan mengikuti garis yang ditunjukkan oleh dua bintang rasi bintang Salib Selatan, yaitu bintang Acrux dan Gacrux dan memperpanjangnya sekitar 4,5 kali jarak antara kedua bintang itu akan membawa kita pada suatu titik yang dekat dengan kutub langit selatan.[2]

Selain itu, di langit selatan pun dapat diamati pula beberapa rasi bintang dan benda langit lainnya seperti rasi bintang Sentaurus, rasi bintang Skorpio, rasi bintang Argo dengan rasi-rasi bintang yang lebih kecil di dalamnya yang salah satunya adalah rasi bintang Carina dengan bintang paling terangnya yakni bintang Canopus yang merupakan bintang paling terang kedua di langit malam, dua Awan Magellan, rasi bintang Canis Major dengan bintang paling terangnya yaitu bintang Sirius yang juga merupakan bintang terterang di langit malam, dan pelbagai rasi bintang lainnya.

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ "Sigma Octantis". Jumk.De. 26 July 2013. Diakses tanggal 26 July 2013. 
  2. ^ "Finding South". CSIRO. 26 July 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 August 2013. Diakses tanggal 26 July 2013.