Labaya (juga diterjemahkan sebagai Labayu atau Lib'ayu) merupakan penguasa abad ke-14 SM atau panglima perang di negara bukit tengah Kanaan selatan. Ia hidup sezaman dengan Firaun Akhenaten. Labaya disebutkan di beberapa Surat Amarna (disingkat "EA", untuk 'el Amarna'), yang praktis semua imuwan mengenalinya. Ia adalah penulis surat EA 252-54.

Labaya aktif sepanjang Samaria dan sedikit di luar, saat ia menyerahkan tanah ke Habiru di sekitar Šakmu (Sikhem). Ia dan putra-putranya mengancam kota-kota yang begitu kuat seperti Yerusalem dan Gazru (Gezer) ke selatan, dan Megiddo ke utara.

ReferensiSunting

Daftar pustakaSunting

  • Baikie, James (2004). The Amarna Age. Seattle: University Press of the Pacific. ISBN 1-4102-1510-5. 
  • Moran, William (1992). The Amarna Letters. Baltimore: Johns Hopkins University Press. ISBN 0-8018-6715-0. 
  • Rohl, David (1995). Pharaohs and Kings: A Biblical Quest. New York: Crown Publishers. ISBN 0-517-70315-7. 
  • Westbrook, Raymond (2000). Amarna Diplomacy. Baltimore: Johns Hopkins University Press. ISBN 0-8018-7103-4. 
  • Benz, Brendon (2016). The Land Before the Kingdom of Israel: A History of the Southern Levant and the People who Populated It. Winona Lake, Indiana: Eisenbrauns. ISBN 978-1-57506-427-7. 

Pranala luarSunting