Kusyan-Risyataim (Chushan-Rishathaim; bahasa Ibrani: כּוּשַׁן רִשְׁעָתַיִם Ḵūšān Riš'āṯayim, "(orang) Kusy yang dua kali lebih jahat"), menurut sumber Alkitab Ibrani, adalah nama raja Aram-Naharaim, atau bagian barat laut Mesopotamia, dan penindas pertama orang Israel setelah pemukiman mereka di Kanaan. Dalam Kitab hakim-Hakim, Allah menyerahkan orang Israel ke dalam kekuasaan tangannya selama delapan tahun (Hakim-hakim 3:8) sebagai hukuman bagi penyembahan berhala. Namun, ketika orang-orang Israel "berseru kepada Tuhan," Ia menyelamatkan mereka melalui Otniel, anak Kenas (Hakim-hakim 3:9).

EtimologiSunting

Kusyan (Kushan) mungkin merujuk kepada orang-orang yang masuk ke dalam sejarah Mesopotamia sejarah melalui gunung Zagros, yang berasal dari tempat-tempat sejauh Afghanistan, India, dan lebih spesifik: Hindu Kush serta terkait dengan Quti (Krishna) (Gutian/Kosi) Khrishnanity yang mungkin asalnya mendewakan Krishna sebagaimana orang-orang Indo-Eropa yang memiliki keyakinan Hindu Kush dan Yunani.

'Kusyan' atau 'Chushan' dapat menunjukkan asal-usul Kusy (Kush). 'Risyataim' berarti 'kejahatan berganda' ("resha" רשע - "jahat" atau "kejahatan" + "im" יים -  akhiran yang menunjukkan "penggandaan"). Yang terakhir ini rupanya julukan merendahkan yang digunakan oleh orang-orang Ibrani musuhnya, bukan panggilan raja ini untuk dirinya sendiri. Penggunaan itu mungkin menunjukkan bahwa orang Ibrani memiliki alasan konkret untuk menanggung dendam dengannya, di luar sedikit informasi yang diberikan dalam teks Alkitab yang terlestarikan[1] .

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting