Kucing birma adalah salah satu ras kucing alami yang berasal dari Prancis.

Birma

Asal  Prancis
Standar ras
TICA standar
FIFe standar
CFA standar
ACF standar
CCA standar
ACFA/CAA standar
Kucing domestik (Felis catus)

Sejarah

sunting
 
Madeleine Boyer dan Orloff de Kaabaa pada tahun 1945.
 
Poupée de Madalpour pada tahun 1928.

Pada tahun 1919, dua orang berkebangsaan Prancis bernama Auguste Pavie dan Gordon Russel datang ke kuil untuk membantu para pendeta. Sebagai tanda terima kasih, seorang pendeta kuil berkebangsaan Amerika bernama Vanderbilt memberikan sepasang kucing ras birma.[1] Kucing betina tersebut yang diberi nama Sita[2] ternyata sedang dalam keadaan mengandung. Namun sayang, pada saat diperjalanan, kucing jantan mati.[1] Sita kemudian melahirkan anak kucing yang diberi nama Poupée de Madalpour.[2]

Pada tahun 1925, diketahui ada organisasi pendaftaran kucing bernama Federation Feline FranSais, yang kemudian mengakui ras birma sebagai ras kejuaraan dengan nama Sacré de Birmanie. Namun, hal ini masih diragukan.[2] Di tahun yang sama, ras awal birma diketahui berasal dari sepasang kucing bernama Orloff de Kaabaa (birman jantan) dan Xenia de Kaabaa (birma betina). Ras ini mengalami kemunduran akibat resesi dan Perang Dunia II. Hanya satu pasang kucing yang berhasil selamat melewati masa-masa sulit tersebut.[1]

Pada tahun 1966, ras kucing birma pertama kali diakui di Inggris. Baru pada tahun 1967, birma kedua kalinya diakui di Amerika Serikat oleh Cat Fanciers' Association (CFA).[1]

Karakteristik

sunting

Birma adalah kucing berukuran sedang dengan berat badan 4–6 kg. Birma hanya mempunyai warna mata biru. Pola warna birma adalah titik warna, yaitu warna gelap pada telinga, wajah, ekor dan keempat kaki, kecuali keempat telapak kaki dan cakar yang berwarna putih.[1] Warna yang paling sering ditemukan pada birma adalah seal-point dan blue-point.[3]

Badan kucing birma berotot dan memiliki panjang menengah dengan kaki yang kuat. Kepalanya lebar dan bulat. Pada hidung terdapat sedikit lekukan, sedangkan mata hampir berbentuk bulat dan berwarna biru. Telinga berukuran sedang dengan ujung melengkung. Bulu leher dan ekor sangat tebal dan halus. Warna bulu badan lebih pucat dibandingkan titik warna pada kedua telinga, muka, kaki dan ekor. Birma memiliki warna putih pada keempat jari-jari kakinya. Warna putih ini berbentuk simetris dan tidak melebihi batas pergelangan kaki.[1]

Temperamen

sunting

Birma merupakan kucing yang menyenangkan, cerdas, dan setia kepada pemiliknya. Birma adalah kucing yang senang berada disekitar manusia. Birma senang menunggu pemiliknya pulang ke rumah jika pemiliknya sedang pergi ke luar rumah.[1]

Variasi

sunting

Kucing kuil

sunting

Kucing kuil

Nama lain bahasa Inggris: Templecat
Standar ras
Lainnya Catz Inc.: standar
Kucing domestik (Felis catus)

Kucing kuil merupakan variasi bulu pendek dari ras birma. Ras kucing ini diakui terpisah oleh Catz Incorporated.[4]

Seperti ras birma, kucing kuil adalah kucing yang ramah dan jinak. Bulunya pendek dan mudah dirawat dengan tekstur yang sedikit kenyal dan sedikit lembut saat disentuh.[4]

Referensi

sunting
  1. ^ a b c d e f g Birman. www.kucingkita.com. Diakses 17 Mei 2014
  2. ^ a b c (Inggris) Nora & Ron Thayer. Early Breed History. www.birman.net. Diakses 29 Mei 2014
  3. ^ Biografi Kucing Birman Diarsipkan 2016-08-01 di Wayback Machine.. www.kucingkita.com. Diakses 17 Mei 2014
  4. ^ a b Temple Cat. catzinc.org. Diakses 10 Juni 2017