Ketidakpastian pengukuran

Dalam metrologi, ketidakpastian pengukuran adalah ekspresi dispersi statistik dari nilai-nilai yang diberikan kepada suatu kuantitas yang diukur. Semua pengukuran pasti memiliki ketidakpastian dan sebuah hasil pengkuruan hanya disebut lengkap apabila disertai pernyataan mengenai ketidakpastiannya, misalnya deviasi standarnya. Menurut persetujuan internasional, ketidakpastian ini memiliki dasar probabilistik dan mencerminkan pengetahuan yang tidak lengkap mengenai nilai kuantitas. Ketidakpastian pengukuran merupakan sebuah parameter non-negatif.[1]

Ketidakpastian pengukuran biasanya dihitung sebagai deviasi standar dari distribusi peluang terhadap nilai-nilai yang bisa diberikan kepada kuantitas yang diukur. Ketidakpastian relatif adalah ketidakpastian pengukuran relatif terhadap besar suatu nilai yang dipilih untuk kuantitas yang diukur, jika nilai yang dipilih tidak sama dengan nol. Pilihan ini biasanya disebut nilai terukur, yang bisa jadi optimal dalam beberapa artian yang didefinisikan dengan baik (misalnya, nilai rata-rata, median, atau modus). Jadi, ketidakpastian pengukuran relatif adalah ketidakpastian pengukuran dibagi oleh nilai mutlak dari nilai terukur, jika nilai terukurnya tidak sama dengan nol.

Rumus ketidakpastian pengukuranSunting

Ketidakpastian tunggalSunting

Ketidakpastian tunggal didefinisikan rumus sebagai berikut:

skala utama: X
skala nonius: nilai skala terkecil
 
ketidakpastian:  

contoh nilai skala terkecil yaitu mistar (0.1 cm atau 1 mm), jangka sorong (0.01 cm atau 0.1 mm), mikrometer sekrup (0.001 cm atau 0.01 mm), dsb.

Ketidakpastian berulangSunting

Ketidakpastian berulang didefinisikan rumus sebagai berikut:

 
 
ketidakpastian:  

Ketidakpastian relatifSunting

ketidakpastian relatif:  

Operasi penghitunganSunting

Penjumlahan dan pengurangan
  dan  
 
Perkalian dan pembagian
  dan  
 
Perpangkatan dan akar pangkat
 
 
Perkalian dan pembagian dengan konstanta
  maka  
  maka  
Catatan:
Contoh ketidakpastian
Z    
     
     
     
     
     
     
     
     

Hasil pengukuran ketidakpastian serta ketidakpastian relatif harus diukur dengan aturan angka penting.

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting