Keracunan salisilat

Keracunan salisilat, juga dikenal dengan sebutan keracunan aspirin, adalah keracunan akut atau kronis terhadap salisilat seperti aspirin.[2] Gejala-gejala yang dapat muncul meliputi telinga berdering (tinitus), mual, sakit perut, dan nafas yang berlebihan.[2] Demam juga dapat terjadi apabila dosisnya tinggi.[2][3] Komplikasi yang dapat timbul adalah pembengkakan otak atau paru-paru, kejang, kadar gula rendah, atau serangan jantung.[2]

Keracunan salisilat
Aspirin-skeletal.svg
SpesialisasiKedaruratan medis
Prognosis~1% risiko kematian[1]
Frekuensi> 20.000 setiap tahunnya (AS)[2]

Walaupun biasanya keracunan salisilat disebabkan oleh aspirin, substansi-substansi lain yang dapat memicu keracunan adalah metil salisilat dan bismut subsalisilat.[4]

Efek beracun salisilat telah dicatat setidaknya dari tahun 1877.[5]

ReferensiSunting

  1. ^ McNeil Consumer & Specialty Pharmaceuticals (2002). "Assessment of Safety of aspirin and other Nonsteroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAIDs)". FDA. Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 May 2017. Diakses tanggal 27 June 2017. 
  2. ^ a b c d e O'Malley, GF (May 2007). "Emergency department management of the salicylate-poisoned patient". Emergency Medicine Clinics of North America. 25 (2): 333–46; abstract viii. doi:10.1016/j.emc.2007.02.012. PMID 17482023. 
  3. ^ Brenner, George M.; Stevens, Craig (2012). Pharmacology E-Book: with STUDENT CONSULT Online Access (dalam bahasa Inggris) (edisi ke-4). Elsevier Health Sciences. hlm. 319. ISBN 978-1455702787. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-08-18. 
  4. ^ Walls, Ron (2017). Rosens Emergency Medicine Concepts and Clinical Practice (edisi ke-9th). Elsevier. hlm. X. ISBN 978-0323354790. 
  5. ^ Roland, Peter S.; Rutka, John A. (2004). Ototoxicity (dalam bahasa Inggris). PMPH-USA. hlm. 28. ISBN 9781550092639. Diarsipkan dari versi asli tanggal 10 September 2017. Diakses tanggal 27 June 2017. 

Pranala luarSunting

Klasifikasi
Sumber luar
  • Reingardiene, D; Lazauskas, R (2006). "[Acute salicylate poisoning]". Medicina (Kaunas, Lithuania). 42 (1): 79–83. PMID 16467617.